Karawang - Kue Ali Agrem adalah salah satu makanan tradisional yang berasal dari Karawang, bentuknya mirip dengan donat karena berbentuk bulat dan bolong pada bagian tengahnya.
Kue ini disebut ali agrem karena bentuknya menyerupai cincin, atau ali dalam bahasa Sunda. Kue ini berbahan tepung beras dicampur dengan gula merah lalu digoreng.
Kue ini dahulu selalu hadir dalam berbagai acara tradisi masyarakat Sunda, seperti pernikahan, khitanan, tujuh bulanan, ataupun dalam perayaan hari besar keagamaan seperti Idul Fitri.
Salah satu desa yang masih mengembangkan kue ali agrem ini adalah Desa Lemahmukti, Karawang. Di Desa ini para pengrajin kue ali agrem masih mempertahankan resep tradisional dalam pembuatannya, sehingga cita rasa kue ini begitu khas dan masih terjaga keasliannya.
Namun sekarang, pamor kue Ali Agrem mulai meredup seiring banyaknya makanan modern dari negara lain yang masuk ke Indonesia. Padahal rasa manis ali agrem jauh lebih enak dibandingkan kue dari negara barat.
Sangat disayangkan kue asli Karawang ini mulai ditinggalkan masyarakat, mereka lebih memilih makanan ringan dari luar seperti bakpao, donat khas barat dan makanan ringan siap saji yang sudah tersedia di warung atau minimarket.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Lebaran dari Sudut Pandang Pekerja Retail yang Tidak Libur
-
Tragedi Perang Jeli Remaja Makassar: Saat Senjata Mainan Dibalas Timah Panas
-
Transaction Banking BRI Tumbuh Kuat, Perkuat Struktur Pendanaan dan Dana Murah Perseroan
-
Pemain Keturunan Indonesia di Liga Belanda Dilaporkan Masuk Radar Transfer Liverpool
-
John Herdman Jangan Cuma Panggil Pemain Senior Dong, Pakai Nih 5 Wonderkid Gacor Ini
-
Jakarta Darurat Hunian, DPRD DKI Wanti-wanti Nasib Warga Terdampak Relokasi Normalisasi Sungai
-
Terjebak di Dubai, Agensi Dilraba Dilmurat Sebut Baik-Baik Saja
-
Bukan Suap Biasa, KPK Jerat Bupati Pekalongan dengan Pasal Benturan Kepentingan dalam Pengadaan Jasa
-
Buku Bertahan Satu Hari Lagi: Memoar Keberanian dari Devy Anastasia
-
OTT Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, KPK Sita Bukti Percakapan Hingga 5 Unit Mobil