PURWAKARTA - Peningkatan kapasitas bagi para kepala desa di wilayah Kabupaten Purwakarta merupakan upaya Pemda Purwakarta untuk memberikan wawasan serta pemahaman kepada kepala desa agar dapat mengantisipasi situasi dan kondisi global yang terjadi saat ini.
Diketahui bersama bahwa kondisi tersebut ditenggarai dapat mengarah kepada krisis pangan yang dampaknya akan dirasakan langsung oleh masyarakat.
Demikian dikatakan Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika pada pemembukaan kegiatan Peningkatan Kapasitas bagi Kepala Desa se-Kabupaten Purwakarta, di Bale Sawala Yudhistira, Senin (29/8/2022).
Menurutnya, kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Purwakarta dengan Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Purwakarta, yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan dalam pengelolaan pemerintahan desa guna mewujudkan efektifitas penyelenggaraan pemerintahan di desa-desa.
"Dengan peningkatan kapasitas ini, para kades diharapkan dapat mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat desa, mempercepat peningkatan kualitas pelayanan publik, menghadirkan tata kelola pemerintahan desa yang bersih dan akuntabel serta meningkatkan daya saing desa, sehingga dapat menjadi desa mandiri yang dapat mewujudkan visi dan misi Kabupaten Purwakarta," kata Ambu Anne.
Ia juga mengungkapkan bahwa Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendesa PDTT).telah mendorong penggunaan dana desa untuk menciptakan ketahanan pangan secara mandiri, kolaboratif dan berkelanjutan sesuai dengan amanat dalam Sustainable Development Goals (SDGs) Desa.
"SDGs Desa merupakan upaya terpadu dalam mewujudkan desa tanpa kemiskinan dan kelaparan, ekonomi tumbuh merata, peduli kesehatan, peduli lingkungan, peduli pendidikan, ramah perempuan, berjejaring, dan desa tanggap budaya untuk percepatan pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan," beber Ambu Anne.
Ia juga berharap seluruh Pemerintah Desa di Kabupaten Purwakarta dapat memanfaatkan sumber anggaran yang masuk untuk membiayai program dan kegiatan yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
"Hal ini dapat dilaksanakan oleh pemerintah desa apabila proses perencanaan pembangunannya melibatkan peran serta masyarakat desa," kata Ambu Anne.
Baca Juga: Satu Orang Alami Luka Bakar Akibat Kebakaran Rumah di Wanayasa Purwakarta
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada jajaran DPMD Kabupaten Purwakarta dan jajaran DPC APDESI Kabupaten Purwakarta atas terselenggaranya kegiatan peningkatan kapasitas bagi kepala desa di Kabupaten Purwakarta.
Kepala DPMD Kabupaten Purwakarta Jaya Pranolo mengungkapkan, bahwa dari 183 desa yang ada di Kabupaten Purwakarta tidak ada lagi desa yang berstatus desa tertinggal dan desa sangat tertinggal.
"Berdasarkan data dari Indeks Desa Membangun (IDM), kini Kabupaten Purwakarta sudah masuk kategori desa maju. Dari 183 desa, sudah ada 24 desa yang berstatus desa mandiri, 75 desa maju dan 84 desa berkembang. Untuk desa tertinggal dan desa sangat tertinggal sudah tidak ada alias nihil.
Pada 2020, kita belum memiliki desa dengan status desa mandiri, hari ini kita sudah punya 24 desa berstatus desa mandiri," kata Jaya Pranolo.
Sementara, berkaitan dengan kegiatan peningkatan kapasitas kepala desa, Jaya mengatakan kegiatan ini menjadi kegiatan rutin yang dilakukan oleh jajaran DPMD setiap tahunnya.
"Bukan hanya berkaitan dengan peningkatan kapasitas kepala desa, namun kita juga ada kegiatan peningkatan kapasitas bagi Bamusdes, perangkat desa, termasuk juga lembaga desa. Ini adalah upaya dari DPMD untuk meningkatkan SDM di desa-desa," ujarnya.
Jaya juga mengungkapkan sejumlah tujuan dari kegiatan tersebut diantaranya; untuk meningkatkan kapasitas dan wawasan bagi seluruh kepala desa di Kabupaten Purwakarta dalam penyelenggaraan pemerintahan pembangunan masyarakat dan pemberdayaan masyarakat desa, sehingga penyelenggaraan pemerintahan desa akan berdampak positif terhadap pembangunan di desa dan Kabupaten Purwakarta.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Viral Dugaan Penganiayaan Mahasiswa, UNISA Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi
-
5 HP RAM 8 GB untuk Multitasking Lancar Harga Rp1 Jutaan Terbaik Februari 2026
-
Ivar Jenner Gabung Dewa United! Sudah Terbang ke Indonesia
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
Terkini
-
Masyarakat Sipil Desak Kejaksaan Agung Mengusut Genosida di Palestina Lewat Yuridiksi Universal
-
Izin Impor BBM Shell Belum Terbit, ESDM: Masih Dievaluasi!
-
5 Pemain Keturunan Siap Bela Timnas Indonesia, Tinggal Naturalisasi
-
Sejumlah Masyarakat Sipil Laporkan Kejahatan Genosida Israel ke Kejaksaan Agung
-
Kapolda Metro ke Anggota: Jangan Sakiti Hati Masyarakat, Satu Kesalahan Bisa Hapus Seluruh Prestasi!
-
5 Mobil yang Tampilannya Di-Bully Tapi Menang Fungsi
-
Gerakan Gentengisasi Presiden Prabowo Subianto, Apa Itu?
-
Aksi HOA Malam Nanti di Jakarta, Intim tapi Bakal Meledak-ledak
-
Viral Dugaan Penganiayaan Mahasiswa, UNISA Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi
-
Thomas Djiwandono Geser ke BI, Benarkah Juda Agung Jadi Wamenkeu Baru Pilihan Prabowo?