/
Selasa, 30 Agustus 2022 | 13:52 WIB
Ilustrasi investasi (Shutterstock)

KARAWANG -  Para kepala desa dan masyarakat diminta Wakil Bupati Karawang, Aep Syaepuloh untuk menjaga iklim investasi. Mengingat saat ini, perekonomian Kabupaten Karawang sedang bertumbuh pasca pandemi Covid-19 tertangi.

Menurut Asep, investor merupakan salah penunjang pertumbuhan ekonomi daerah. Apabila, iklim investasi terjaga dengan baik diyakini laju perekonomian dan penyerapan tenaga kerja di Kabupaten Karawang bisa semakin baik lagi kedepannya.

"Mari kita jaga bersama iklim investasi, agar ada sinergi dalam pembangunan antara pemerintah, masyarakat dan swasta," ujarnya, Selasa (30/8/2022).

"Harus ada komitmen bersama untuk saling menjaga iklim investasi. Jadi bagi pihak perusahaan yang merasa kesulitan mengurus perizinan, misalnya, silakan sampaikan ke kami. Sebab kami di pemkab sudah berkomitmen untuk memudahkan investasi di Karawang," tambah Aep.

Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Karawang, Eka Sanatah mengatakan, target investasi tahun 2022 sekitar Rp29,85 triliun.

Namun hingga semester pertama, realisasinya baru mencapai Rp15,27 atau 51,16 persen. Menurutnya, investasi di Kabupaten Karawang sempat mengalami penurunan sebesar 31,12 persen pada 2022 atau ketika pandemi Covid-19.

Catatan DPMPTSP setempat, investasi di Karawang pada 2019 sebelum Covid-19 mencapai Rp24,29 triliun.

"Sepanjang tahun 2020, realisasi investasi hanya mencapai Rp16,73 triliun," ujar Eka melansir dari Antara.

Selanjutnya, terjadi kenaikan investasi pada 2021, bahkan melampaui capaian investasi pada 2019. Pada 2021, realisasi investasi di Karawang mencapai Rp26,63 triliun atau naik 59,17 persen dibandingkan 2020. *** 

Baca Juga: Hiswana Migas Usulkan Harga Gas Melon di Karawang Naik, Begini Respon Pemkab

Load More