KARAWANG - Kepala Bagian Ekonomi Pemerintah Kabupaten Karawang, Sari Nurmiasih mengatakan, terkait usulan kenaikan harga gas elpiji 3 kilogram di Kabupaten Karawang hingga kini belum diputuskan.
"Kita memang sudah menerima usulan kenaikan HET elpiji 3 kilogram dari Hiswana Migas. Namun belum tentu dipenuhi usulan itu," ujarnya pada Minggu (28/8/2022).
Dia menerangkan, usulan kenaikan harga gas elpiji bersubsidi ini berasal dari Himpunan Wiraswasta Minyak dan Gas (Hiswana Migas). Namun demikian, keputusan naik atau tidaknya ada pada keputusan Bupati Karawang.
"Nanti bagaimana pimpinan menyikapinya, akan naik atau tidak," terang Sari.
Sari menyebutkan, keputusan Hiswana Migas meminta adanya kenaikan harga gas melon tersebut mengingat di daerah tetangga yakni Bekasi dan Purwakarta sudah terlebih dahulu naik.
Berdasarkan informasi yang dihimpunnya, saat ini HET elpiji 3 kilogram di Karawang mencapai Rp16 ribu per tabung. Namun di pasaran elpiji bersubsidi itu dijual dengan harga Rp25-28 ribu per tabung.
Melansir dari Antara, Hiswana Migas mengusulkan ke Pemkab Karawang terkait dengan kenaikan HET elpiji 3 kilogram menjadi Rp19 ribu per tabung.
Menyikapi usulan kenaikan HET elpiji 3 kilogram Hiswana Migas Karawang ke pemkab, LPKSM Linkar menolak dengan tegas.
Bidang Advokasi LPKSM Linkar, di antara alasan penolakan kenaikan HET, karena selama ini pendistribusian subsidi tidak tepat sasaran, dan itu merugikan masyarakat yang berhak sebagai penerima dan telah merugikan keuangan negara.
Baca Juga: Diduga Kebocoran Gas, Sebuah Rumah di Wanayasa Purwakarta Terbakar
Untuk di Karawang, dengan HET elpiji 3 kilogram Rp16.000 per tabung, sudah ada margin keuntungan untuk agen dan pangkalan, sebesar Rp3.250 per tabung 3 kilogram. ***
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
Pilihan
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
-
Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Motif Masih Didalami
Terkini
-
Mudik Lebaran 2026, Skema One Way Nasional Diberlakukan di Tol Trans Jawa
-
Dugaan Operasi Mossad di Dalam Iran! Mata-mata Israel Ancam Seorang Komandan Militer
-
Diserang Rudal Iran? Kapal Induk USS Gerald Ford Kabur dari Medan Tempur, 200 Pelaut Jadi Korban
-
FSPI Apresiasi Langkah Cepat TNI Ungkap Pelaku Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
-
Jelang Nyepi, Bandara Ngurah Rai Dipadati Puluhan Ribu Penumpang
-
Kritik Tradisi Stop Tadarus di Akhir Ramadan: Masjid Jadi Sepi Setelah Khatam Al-Qur'an
-
Perang Besar di Depan Mata? AS Gelontorkan Rp3000 T Percepat Pembangunan Perisai Anti Rudal
-
Ahmad Dhani Pilih Lokasi Prewedding El Rumi, Kenapa Dikritik Terlalu Ikut Campur?
-
Dentuman di Rakaat ke-16: Fakta-Fakta Ledakan Misterius yang Mengguncang Masjid Raya Pesona Jember
-
Tedjowulan dan PB XIV Hangebehi Kompak Bagikan Sembako ke Abdi Dalem