PURWAKARTA - Anggota DPR RI, Dedi Mulyadi membantu mengevakuasi kecelakaan lalu lintas yang terjadi di perbatasan Kabupaten Subang-Purwakarta. Kang Dedi sapaan akrabnya dengan cekatan mendorong bus yang terlibat dalam insiden ini.
Awal mula Kang Dedi mengetahui adanya kecelakaan lalu lintas ini, ketika melihat ada antrean kendaraan di jalan tersebut. Setelah dihampiri olehnya, ternyata antrean tersebut disebabkan oleh kecelakaan.
Adapun kendaraan yang terlibat kecelakaan lalu lintas yakni antara bus karyawan dengan sebuah mobil Honda Jazz. Tak menunggu lama Kang Dedi langsung turun dari mobilnya dan melihat langsung kecelakaan tersebut.
Hal yang pertama ditanyakan oleh Kang Dedi adalah korban. Namun beruntung dalam insiden ini tidak sampai merengut korban jiwa.
“Ada korban gak? Sekarang di mana korbannya?,” ujar Kang Dedi kepada sejumlah warga di sekitar lokasi.
Beruntung dalam kecelakaan itu hanya sopir mobil Jazz yang mengalami luka. Pengemudi itu pun telah dibawa ke Puskesmas Cipeundeuy Subang.
Kang Dedi lantas menemui sopir bus karyawan bernama Ari Kurniawan. Ia menceritakan kecelakaan terjadi karena sopir Jazz mencoba menyusul mobil dengan memotong jalur kanan. Namun di jalur tersebut ada bus yang baru saja menjemput para karyawan pabrik.
“Bus saya mah pelan, apalagi lagi angkut banyak karyawan. Tiba-tiba itu Honda Jazz gak tahu balapan, gak tahu gimana, soalnya ada dua mobil ngebut. Honda Jazz dari belakang nyusul mobil satunya lagi, begitu dia nyalip saya buang ke kiri tapi tetap saja bus kena tabrak juga,” ujar Ari.
Akibat kecelakaan tersebut mobil Honda Jazz mengalami rusak parah bahkan hingga terperosok ke halaman rumah warga. Sementara bus tersangkut di lubang galian karena saat kejadian mencoba menghindari tabrakan.
Baca Juga: Bikin Haru, Kisah Delvi yang Ditinggal Orang Tuanya Hingga Dikuliahkan Dedi Mulyadi
Melihat kondisi yang semakin macet Kang Dedi menanyakan apakah bus tersebut bisa dipindahkan ke pinggir jalan. Sebab badan bus yang cukup besar menutup sebagian jalan.
“Bisa, Pak. Harus dimundurin dulu keluar galian, terus nanti didorong ke depan. Ini lagi nunggu mobil derek,” kata Ari.
“Sok hayu mumpung rame kita dorong ke pinggir. Nanti juga mekanik enak memperbaiki busnya kalau sudah di pinggir mah,” ucap Kang Dedi.
Tak menunggu lama, Kang Dedi pun langsung mengerahkan warga sekitar untuk bersama-sama mendorong bus ke pinggir jalan. Bus kemudian didorong bersama-sama hingga akhirnya berhasil bergeser dan membuat jalan raya lebih leluasa.
Kecelakaan tersebut juga membuat hati Ari sebagai sopir deg-degan. Sebab pengalaman teman-temannya jika terjadi kecelakaan sopir bus harus tetap bertanggung jawab dengan cara dipotong gaji meskipun bukan mereka yang salah.
Sementara sebagai sopir ia hanya mendapat upah Rp 105 ribu per hari. “Biasanya sopir yang ganti, tapi mudah-mudahan saya enggak. Teman saya pernah kecelakaan terus dipotong sama perusahaan Rp 75 ribu per hari jadi hanya kebagian Rp 35 ribu per hari,” kata Ari.
Sebelum berpamitan Kang Dedi Mulyadi pun memberikan sejumlah bekal uang kepada Ari. Uang tersebut sebagai persiapan jika nantinya gaji Ari dipotong oleh perusahaan.
“Nih, ini buat istri, nanti perbaiki (bus) pake uang itu. Nanti lebih hati-hati nyetirnya ya,” pungkas Kang Dedi Mulyadi. ***
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Sudah Ditolak, Persija Belum Kapok Kejar Tanda Tangan Eks Pemain AS Roma
-
Proyek Mobil Listrik Nasional di Subang Akan Mulai Produksi di 2028
-
Momen Purbaya Cecar Direktur Kemenhub! Bongkar "Uang Gelap": Lo-Lo Bikin Rugi Devisa Rp 3 Triliun
-
Cicil Emas Lebih Mudah, BRI Hadirkan Layanan Pembiayaan Emas di BRImo
-
Kata Pemprov DKI Soal JPO Viral Tanpa Tangga di Depan Gedung DPR RI
-
Ratusan Pelajar SMA di Karo Diduga Keracunan MBG, Terungkap SPPG Milik Kodim
-
Lawan Arus di Rawa Buaya, Warga Minta Jalur Alternatif ke Duri Kosambi
-
Getol Kritik Dampak Proyek PLTA, Solidaritas Perempuan Poso Sempat Digertak Pejabat Pemkab
-
5 Rekomendasi Tinted Sunscreen untuk Flek Hitam sesuai Review dan Harga
-
Pasca Putusan MK, DPR Titip Pemerintah Naikkan Gaji Guru dari Anggaran Pendidikan