SUBANG - Sopir angkutan kota (Angkot) dan pengemudi ojek di Kabupaten Subang menolak rencana pemerintah yang akan menaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Menurut mereka, kenaikan harga BBM bisa merugikan terlebih ditengah sepinya penumpang.
Sopir Angkot Subang-Jalancagak, Mamat Rahmat mengatakan, dirinya terang-terangan menolak rencana pemerintah soal harga BBM. Ditambah kondisi penumpang di Kabupaten Subang saat ini sepi. Bila ada kenaikan harga BBM sangat memberatkan baginya.
“Ya kita sangat menolak dengan wacana itu, karena tahu sendiri lah, bagaimana keadaannya. Penumpang saja kita sudah sepi ditambah lagi dengan adanya wacana akan naik,” katanya.
Dia pun menilai adanya wacana pembatasan pun dirasa akan berdampak juga bagi dirinya dan sopir angkot lain. Namun bila terjadi pembatasan hanya diberlakukan bagi kendaraan pribadi, bukan untuk angkot.
“Katanya begitu kan, untuk angkutan umum tidak berlaku. Namun tetap saya tidak setuju, karena tetap akan dampaknya ke kita,” katanya melansir dari pasundanekspres.co.
Sementara itu, pengemudi ojek, Tasmin mengatakan, jika BBM naik, maka akan semakin memberatkan pengemudi ojek.
“Kurang setuju sekali. Alasannya, muatan sepi. Lagi susah. Penghasilan sama sekali kurang memuaskan,” katanya.
Dia berharap pemerintah dapat memenuhi permintaan mereka dengan tidak menaikan harga BBM subsidi.
“Kalau saya berharap pemerintah bisa mendengarkan lah keluhan kami ini, jangan sampai ujug-ujug saja naik,” pungkasnya. ***
Baca Juga: Cekatan, Aksi Dedi Mulyadi Bantu Evakuasi Kecelakaan di Jalur Subang-Purwakarta
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Bedak Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 5 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 4 Toko Online Terpercaya untuk Beli Sepatu Lari di Indonesia, Dijamin Original
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
Nggak Antre! Begini Cara Praktis Cetak Bukti Bayar STNK Sendiri di Rumah setelah Bayar Online 2026
-
Grand Finals FFNS 2026 Fall Digelar di Yogyakarta, Garena Padukan Esports dan Festival Rakyat
-
Ancaman Resesi Global! Trump Deklarasikan Perang, Pangkalan Militer AS Diserang Iran
-
Cara Pilih Cushion untuk Kulit Berminyak, Lengkap 2 Rekomendasi Terbaik
-
Dari Istana ke Paspor: Mengapa Politik Menentukan Kesempatan Kerja?
-
Profil Fangfang Istri Vicky Prasetyo yang Ramai Menjadi Sorotan
-
FH UNY Berdayakan UMKM Desa Galuhtimur Lewat Legalitas Hukum & Inovasi Produk
-
Jawa Tengah Siap Jadi Lumbung Daging Nasional, Wakil Ketua DPRD Ungkap Strategi Kuncinya
-
LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
-
IHSG Sepekan Menguat ke Level 5.924, Kapitalisasi Pasar BEI Meroket