Subang - PT Pupuk Kujang bekerjasama dengan Institut Pertanian Bogor (ITB) memperkenalkan aplikasi pupuk menggunakan drone untuk petani di Kampung Inovasi Himpunan Alumni IPB, Kecamatan Compreng, Kabupaten Subang, beberapa waktu lalu.
Kapasitas tangki yang digunakan dari drone untuk menyemprotkan pupuk tersebut sebanyak 20 liter dan pengoperasian drone dilakukan langsung oleh operator ahli.
"Dengan drone ini, kita perkenalkan produk pupuk daun baru. Pupuk ini diberikan pada tanaman melalui stoomata untuk menambahkan unsur hara bagi tanaman selain diserap akar tanaman,” kata Andi Komara, selaku VP Komunikasi Perusahaan PT. Pupuk Kujang.
Sementara itu, Rangga Jiwa yang menjadi Tim Riset Pupuk Kujang mengungkapkan bahwa pupuk daun cair baru ini bisa digunakan untuk berbagai macam tanaman dan bermanfaat untuk ketahanan tanaman.
Prof. Suryo Wiyono, Dekan Fakultas Pertanian Institut Pertanian Bogor (ITB) menyebutkan bahwa penggunaan drone di adalah jawaban dari mengatasi kesulitan tenaga kerja di sektor pertanian dan diharapkan mampu menjadikan pertanian yang lebih modern dan bisa menarik minat kaum milenial untuk berprofesi di bidang pertanian.
Suryo menambahkan, dengan menggunakan teknologi drone ini, biaya penebaran pupuk menjadi lebih murah dan lebih cepat dibandingkan cara konvensional.
"Penyemprotan dengan drone ini, lahan 100 hektar cukup dengan 4-5 hari selesai, sementara jika di kerjakan manual, satu hektar bisa membutuhkan 25 orang pekerja,” tegas Suryo.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
Terkini
-
Langit RI Bocor? Menelusuri Celah Hukum Akses Pesawat Militer AS
-
Jangan Asal Nyaman, Ini 7 Sepatu Lari yang Direkomendasikan untuk Cegah Cedera
-
Tabungan Pesirah BSB: Ketika Nilai Simpanan Bertemu Peluang Raih Mobil dan Kemudahan Transaksi
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Helikopter PK-CFX Hilang Kontak hingga Ditemukan Jatuh di Sekadau, Ini 11 Jam Krusialnya
-
Kawal Agenda Ekonomi Kerakyatan, Kang Hero Dianugerahi KWP Award 2026
-
Arsenal di Ujung Tanduk, Aaron Ramsey: Menang Lawan Manchester City Harga Mati!
-
Kali Kedua ke Tanah Air, Aaron Ramsey Takjub dengan Gairah Sepak Bola Indonesia
-
Jangan Cuma Jago Kandang, Pramono Anung Tantang BUMD DKI Ekspansi ke Pasar Global
-
Perjuangkan Kesetaraan di Senayan, Ledia Hanifa Amaliah Digelari Legislator Peduli Disabilitas