3. Era Presiden Habibie
Presiden BJ Habibie yang menjabat sejak tahun 1998 menggantikan Presiden Soeharto tercatat tidak pernah menaikan harga BBM. Selama era BJ Habibie, harga Premium sama dengan harga di akhir masa jabatan Presiden Soeharto, yakni sebesar Rp 1.000 per liter. Sementara untuk harga Solar sebesar Rp 550 per liter.
4. Era Presiden Gus Dur
Perubahan harga BBM di era Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur selama 2 tahun tercatat sebanyak 4 kali. Namun penyesuaian harga BBM di era Gus Dur tak selalu naik, namun ada juga turun.
Kenaikan harga BBM di era Gus Dur terjadi pada Oktober 2000. Saat itu harga Premium naik menjadi Rp 1.150 per liter. Sementara harga Solar Rp 600 per liter.
Kenaikan harga BBM di era Gus Dur kembali pada tahun 2001. Saat itu harga BBM jenis Premium kembali naik menjadi Rp 1.450 per liter, dan Solar Rp 1.250 per liter.
Pada Juni 2001, Presiden Gus Dur pernah juga melakukan penurunan harga. Harga Solar yang saat itu Rp 1.285 per liter turun menjadi Rp 900 per liter.
Namun harga BBM saat itu bertahan lama. Pada 1 Juli 2001 tepatnya, harga Solar Kembali naik menjadi Rp 1.250 per liter.
5. Era Presiden Megawati
Baca Juga: Rekap Final Japan Open 2022: Tuan Rumah Bawa Dua Gelar, China Satu
Megawati Soekarnoputri sebagai Presiden Indonesia ke-5, yang menjabat pada 23 Juli 2021 hingga 20 Oktober 2004, tercatat banyak melakukan penyesuaian harga BBM.
Meski hanya menjabat 3 tahun, Megawati tercatat melakukan penyesuaian harga BBM sebanyak 18 kali. Artinya, di era Presiden Megawati ini hampir sebulan sekali harga BBM subsidi mengalami penyesuaian.
Kenaikan harga BBM bersubsidi pertama kali dilakuan Presiden Megawati terjadi pada Oktober 2004. Harga Premium yang di era Gus Dur sebesar Rp 1.450 per liter, dinaikan menjadi Rp1.810 per liter. Sementara harga Solar yang semula (era Gus Dur) sebesar Rp 1.190/liter, naik menjadi Rp 1.650 per liter.
6. Era Presiden SBY
Era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang menjabat sejak Oktober 2004 hingga Oktober 2014 (dua periode) tercatat melakukan 8 kali penyesuaian harga BBM.
Harga Premium di era SBY pertamakalinya naik pada Oktober 2004. Harga Premium yang semula Rp 1.810 per liter berubah menjadi Rp 6.500 per liter. Kenaikan pun terjadi pada harga Solar dari Rp 1.650 per liter menjadi Rp 5.500 per liter.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
Terkini
-
AS Roma Hajar Fiorentina 4-0, Persaingan Tiket Liga Champions Memanas
-
Manchester City Gagal Pangkas Jarak dari Arsenal Usai Ditahan Everton 3-3
-
Dikaitkan Pengadaan Program Sekolah Rakyat, Owner Sepatu Lokal Stradenine Tegaskan Tak Terlibat
-
Matheus Cunha Samakan Magis Michael Carrick dengan Sir Alex Ferguson
-
Dipermalukan Nottingham Forest, Chelsea Telan 6 Kekalahan Beruntun
-
'Kami Minta Dibebaskan', Ratusan Warga Datangi Mapolres Sanggau, Polisi Beri Waktu 3 Hari
-
5 Poin Penting di Balik Aksi Warga Bogor Barat Desak Dedi Mulyadi Buka Tambang Legal
-
Pembebasan Lahan Jalur Khusus Tambang di Kabupaten Bogor Dikebut Rampung Tahun Ini
-
7 Sepatu Lari Lokal Paling Worth It Dibeli Pakai Gaji Pertama Mei Ini, Murah tapi Performa Ngebut
-
5 Fakta Baru Tabrakan Maut Pandeglang: Penahanan Penabrak Ditangguhkan hingga Dugaan Sakit