/
Minggu, 04 September 2022 | 21:19 WIB
Para Presiden Indonesia dari masa ke masa.

3. Era Presiden Habibie

Presiden BJ Habibie yang menjabat sejak tahun 1998 menggantikan Presiden Soeharto tercatat tidak pernah menaikan harga BBM. Selama era BJ Habibie, harga Premium sama dengan harga di akhir masa jabatan Presiden Soeharto, yakni sebesar Rp 1.000 per liter. Sementara untuk harga Solar sebesar Rp 550 per liter.

4. Era Presiden Gus Dur

Perubahan harga BBM di era Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur selama 2 tahun tercatat sebanyak 4 kali. Namun penyesuaian harga BBM di era Gus Dur tak selalu naik, namun ada juga turun.

Kenaikan harga BBM di era Gus Dur terjadi pada Oktober 2000. Saat itu harga Premium naik menjadi Rp 1.150 per liter. Sementara harga Solar Rp 600 per liter. 

Kenaikan harga BBM di era Gus Dur kembali pada tahun 2001. Saat itu harga BBM jenis Premium kembali naik menjadi Rp 1.450 per liter, dan Solar Rp 1.250 per liter.

Pada Juni 2001, Presiden Gus Dur pernah juga melakukan penurunan harga. Harga Solar yang saat itu Rp 1.285 per liter turun menjadi Rp 900 per liter.

Namun harga BBM saat itu bertahan lama. Pada 1 Juli 2001 tepatnya, harga Solar Kembali naik menjadi Rp 1.250 per liter.

5. Era Presiden Megawati

Baca Juga: Rekap Final Japan Open 2022: Tuan Rumah Bawa Dua Gelar, China Satu

Megawati Soekarnoputri sebagai Presiden Indonesia ke-5, yang menjabat pada 23 Juli 2021 hingga 20 Oktober 2004, tercatat banyak melakukan penyesuaian harga BBM. 

Meski hanya menjabat 3 tahun, Megawati tercatat melakukan penyesuaian harga BBM sebanyak 18 kali. Artinya, di era Presiden Megawati ini hampir sebulan sekali harga BBM subsidi mengalami penyesuaian.

Kenaikan harga BBM bersubsidi pertama kali dilakuan Presiden Megawati terjadi pada Oktober 2004. Harga Premium yang di era Gus Dur sebesar Rp 1.450 per liter, dinaikan menjadi Rp1.810 per liter. Sementara harga Solar yang semula (era Gus Dur) sebesar Rp 1.190/liter, naik menjadi Rp 1.650 per liter.

6. Era Presiden SBY

Era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang menjabat sejak Oktober 2004 hingga Oktober 2014 (dua periode) tercatat melakukan 8 kali penyesuaian harga BBM.

Harga Premium di era SBY pertamakalinya naik pada Oktober 2004. Harga Premium yang semula Rp 1.810 per liter berubah menjadi Rp 6.500 per liter. Kenaikan pun terjadi pada harga Solar dari Rp 1.650 per liter menjadi Rp 5.500 per liter.

Load More