PURWAKARTA - Yeni Yunita (59) warga Desa Selaawi, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Purwakarta menjadi korban penipuan. Pelaku bernama Dede Lukman mengaku bisa memasukan anak Yeni Yunita kerja ke PT Honda Precision Parts Manufacturing (PT HPPM) dengan syarat membayar sejumlah uang.
Tarif satu orang agar bisa bekerja di perusahaan tersebut ditapok sebesar Rp15 juta. Selain Yeni Yunita, pelaku juga melakukan penipuan kepada sejumlah korban lainnya.
Awal mula Yeni Yunita ditipu pelaku, ketika dirinya menanyakan lowongan kerja kepada si pelaku. Menurutnya, selama ini Dede Lukman sering memasukan orang lain kerja ke perusahaan tersebut.
"Awalnya, pada tahun 2019, kami menanyakan prihal lowongan kerja kepada tetangga kami yang bernama Dede Lukman yang beralamat di Kampung Gandasari, Desa Selaawi. Kami melihat Dede Lukman suka masuk masukin kerja ke PT.HPPM," katanya, Rabu (7/9/2022).
"Karena ingin anak saya bisa bekerja jadi saya menyanggupinya. Kemudian, Dede Lukman menjajikan satu minggu setelah uang masuk akan diadakan tes ke PT.HPPM. Kami percaya karena sebelumnya memang ada orang satu di kampung kami yang sudah masuk ke PT HPPM," tambah Yeni.
Setelah menyanggupi persyaratan yang diberikan, Yeni baru mengetahui bahwa pelaku ini hanya sebagai perantara. Oleh Dede Lukman uang tersebut kemudian disetorkannya kepada seseorang yang bernama Evi Agustin warga Kabupaten Karawang.
"Lalu, saya besama 7 orang lainnya memberikan uang masing masing senilai Rp15 juta kepada Dede Lukman dan Evi Agustin. Dengan tanda bukti berupa kwitansi pembayaran yang diterima langsung oleh yang bersangkutan," katanya.
Kedua pelaku ini lalu membuat grup Whatsapp untuk menginformasikan terkait jadwal test masuk kerja di perusahaan tersebut. Namun keduanya ingkar janji, bahkan Evi Agustin mencoba menghilangkan jejak dengan cara mengganti nomor Whatsapp.
"Ada grup WhatsApp, tapi setiap di tanyakan kedua orang tersebut hanya bilang nanti, nanti dan nanti. Ibu Evi pun sering mengganti nomernya. Sementara, Dede Lukman sebagai perantara di kampung kami pun pindah-pindah tempat tinggal untuk menghindari ada yang datang ke rumahnya," katanya.
Baca Juga: Mahasiswa Purwakarta Kembali Turun ke Jalan Tolak Kenaikan Harga BBM, Polisi Disiagakan Depan DPRD
Yeni menerangkan, karena tak kunjung diberikan kepastian oleh kedua pelaku terkait nasib lowongan kerja untuk anaknya. Dia bersama sejumlah korban lainnya mendatangi rumah Dede Lukman.
Mereka terkejut, karena pelaku sudah pindak tempat tinggal. Hal ini dilakukan Dede Lukman untuk menghindari dari sejumlah orang yang menjadi korban penipuannya.
"Kami sudah berusaha berbicara baik-baik, kami juga sudah menghubungi kedua pihak tapi hanya dijanjikan akan di kembalikan. Namun, tidak ada kejelasan apapun sampai sekarang tahun 2022. Setiap kami WhatsApp Dede Lukman menanyakan kebaradaan bu Evi Agustina dia selalu menjawab tidak tau dan sering tidak ada di rumah," katanya.
Yeni pun sepakat dengan korban lainnya melaporkan kedua pelaku ke Polres Purwakarta pada Senin (5/9/2022) karena telah melakukan tindak pidana penipuan.
"Kami membuat laporan dengan melampirkan tanda bukti berupa kwitansi pembayaran yang bertuliskan “Titipan Uang” Apabila KARNA I & LAIN HAL SODARA MEMINTA UANG KEMBALI HARUS FULL,JIKA SODARI EVI AGUSTINA MENGINGKARI MAKA HARUS SIAP DI PIDANAKAN," sebutnya.
Yeni berharap, permasalahan ini mendapatkan titik terang setelah ditangani pihak Kepolisian. "Ya semoga saja ada titik terang permasalahan ini, kami berharap kepada pak polisi untuk segera menanganinya," pungkasnya. ***
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Fete de la Musique 2026 Digelar di Yogyakarta, 5 Musisi Lokal Meriahkan Kolaborasi Indonesia-Prancis
-
5 Moisturizer PDRN Rekomendasi Dokter untuk Bantu Samarkan Keriput dan Kerutan
-
Puasa Asyura Berapa Hari? Ini Jadwal serta Bacaan Niatnya dalam Arab dan Latin
-
Rambut Rontok Pakai Hair Tonic atau Hair Serum? Pahami Beda Fungsi Keduanya
-
Bantu Atasi Rambut Rontok, Intip 3 Produk Hair Care Andalan Abel Cantika
-
Review Film Mata Jiwa: Potret Kaum Marginal dan Akar Empati Tiyo Ardianto
-
Live Action Terbaru Junji Ito Mulai Tayang Juli, IVE dan 10CM Isi Lagu Tema
-
Bukan Hanya Diskon, Belanja saat Lapar Juga Bisa Membuat Kita Jadi Impulsif
-
Terpopuler: Mobil Bekas yang Aman Pakai Pertalite, Biaya Isi Pertamax Full Tank untuk Skutik Honda
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026