PURWAKARTA - Sejumlah sopir angkutan kota (Angkot), pengemudi ojek, dan pedagang kecil di Kabupaten Purwakarta mendapatkan bantuan sembako dari Polres Purwakarta dan mahasiswa dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Kamis (8/9/2022).
Pembagian sembako ini merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak oleh kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).
Kapolres Purwakarta, AKBP Edwar Zulkarnain mengungkapkan bahwa pembagian bantuan sosial atau bansos berupa paket sembako yang diberikan kepada pengemudi ojek, sopir angkot dan pedagang kecil itu membantu meringankan beban masyarakat terkait kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).
"Kegiatan bansos ini merupakan bentuk empati Polri dalam meringankan beban para pelaku usaha, khususnya sektor transportasi yang terdampak dengan adanya kenaikan harga BBM," katanya, Kamis (8/9/2022).
Kapolres mengatakan pihaknya sudah mengundang rekan Mahasiswa lainnya, namun karena adanya kegiatan lain, sehingga yang mewakili hanya dari PMII.
“Dengan kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya membela kepentingan masyarakat dengan penyampaian aspirasinya di jalan, tapi mahasiswa juga peduli kepada masyarakat yang kurang mampu dengan cara kegiatan yang kami lakukan ini,” katanya.
Edwar menyebut, melalui bakti sosial ini semoga bisa terus berkelanjutan sehingga dapat bermanfaat bagi masyarakat.
Kapolres berharap kegiatan ini membawa manfaat kepada masyarakat, khususnya pengemudi ojek dan sopir angkot beserta keluarga mereka di rumah. Hal ini, juga dapat terjalin komunikasi yang baik dalam menjaga situasi Kamtibmas di wilayah Kabupaten Kabupaten Purwakarta.
"Meskipun nilainya tidak seberapa, ini merupakan bentuk silaturahim dan rasa empati kami kepada pengemudi ojek, supir angkot dan masyarakat menyikapi kebijakan pemerintah untuk penyesuaian harga BBM,"jelasnya melansir dari Jabarnews.com.
Baca Juga: Terekam CCTV, Tiga Orang Pencuri Bawa Kabur Mobil Pikap di Purwakarta
Edwar juga memberikan apresiasi kepada elemen mahasiswa yang ikut dan berpartisipasi dalam kegiatan bakti sosial itu sebagai wujud kerja sosial kemasyarakatan.
"Alhamdulillah dengan dukungan mahasiswa kami bisa lebih kuat, kami lebih solid, dan kami menjadi suatu ikatan tidak bisa lepaskan bahwa kita semua peduli terhadap penderitaan masyarakat,” ucap AKBP Edwar.
Ditempat yang sama, Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Putri Cabang Purwakarta, Nursyifa Alawiyah mengatakan kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian untuk membantu sesama dalam rangka meringankan beban pasca kenaikan BBM.
“Dengan sasaran penerima bantuan yakni Pengayuh Becak, warga masyarakat kurang mampu, pengemudi ojek dan sopir angkot serta warga masyarakat lainnya” ucap dara cantik yang akrab disapa Syifa itu.
Ia menambahkan, kegiatan bantuan sosial ini merupakan wujud empati dan kepedulian Polri bersama mahasiswa di Purwakarta terhadap masyarakat yang terdampak dengan kenaikan harga bahan bakar minyak.
"Dengan bantuan sosial ini dapat meringankan beban masyarakat yang kurang mampu khususnya di Kabupaten Purwakarta. Dan semoga kegiatan ini terus dilakukan sehingga semua masyarakat kurang mampu bisa terbantu," pungkasnya. ***
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Sheet Mask atau Toner Dulu? Ini Urutan yang Benar agar Skincare Menyerap Maksimal
-
Dana Pemerintah Ditarik, Perbankan Hadapi Tekanan Likuiditas Ekstra
-
Rumah Sakit Cali Kolombia Runtuh Usai Gempa, Pasien Bayi hingga Anak-anak Terjebak
-
Apa Persamaan dan Perbedaan Gempa Bumi Venezuela dan Kolombia?
-
Emiten AVIA Tegaskan Kepatuhan Persaingan Usaha KPPU
-
111 Orang Tewas Usai Gempa Bumi Besar Kolombia, Rumah Sakit Hancur
-
Arkeologi Italia Geger! Bangkai Kapal Romawi Kuno Ditemukan di Lepas Pantai Sisilia
-
Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar
-
3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal