PURWAKARTA - Pemuda Desa Mekargalih, Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta mengubah limbah palet kayu menjadi barang yang bernilai. Limbah-limbah palet kayu ini diubah menjadi barang woodcraft yang memiliki nilai jual tinggi.
Patriot Desa Mekargalih, Yoedha Wirathama mengatakan, lewat ide kreatif para pemuda desa menjadikan limbah palet aneka mebel.
“Banyak ditemukan limbah palet kayu di Desa Mekargalih, Kecamatan Jatiluhur, tapi masih banyak masyarakat yang belum paham akan diapakan limbah kayu ini,” katanya, Senin (12/9/2022).
Dia menerangkan, melalui program pemberdayaan desa yang digagas Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, para pemuda di desanya terus berupaya berkreasi agar bisa menekan penumpukan limbah.
Lanjutnya, dirinya dan sejumlah rekan mengumpulkan para pemuda di Desa Mekargalih untuk diajarkan cara mendapatkan uang dari limbah-limbah kayu mereka sulap menjadi aneka mebel yang bernilai jual.
"Kita motivasi para pemuda di desa Mekargalih ini mengubah limbah palet kayu untuk dibuat berbagai jenis mebel seperti gantungan baju, meja laptop, kursi dan meja ruang tamu, kafe, taman, mini booth, rak, lemari, wall decoration, lampu hias, kitchen set, ranjang, dan gerobak," katanya melansir dari Jabarnews.com.
Dia menjelaskan di Desa Mekargalih ini masih banyak pemuda yang masih produktif namun belum memiliki pekerjaan yang tetap. Namun, ada beberapa masyarakat yang memiliki keahlian dalam membuat furniture dari kayu.
“Untuk itu akhirnya saya coba mengajak masyarakat khusus para pemuda untuk duduk bersama membahas limbah kayu ini,” ujarnya.
Yoedha menambahkan setelah berdiskusi terkait masalah limbah palet kayu yang berserakan agar dapat dimanfaatkan sebagai kerajinan yang dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat Desa.
"Hasil diskusi inilah yang memunculkan ide kreatif untuk memanfaatkan limbah palet kayu tersebut menjadi kerajinan bernilai. Baru kemudian dimusyawarahkan kembali bersama Pemuda Karang Taruna, BUMDesa dan Tokoh Masyarakat. Dari hasil musyawarah masyarakat menyetujui inovasi kerajinan furniture sebagai salah satu solusi penanggulangan masalah limbah palet kayu yang ada di desa Mekargalih," ucap Yoedha.
Bukti hasil dari pemanfaatan limbah bekas kayu palet tersebut itu ada dan sudah ikut bisa mempromosikan karya-karyanya dalam partisipasi di Pasar Cisuren, Desa Mekargalih, Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta. ***
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Drama Overtime Antar Perbanas ke Asia, Ubaya Kuasai Takhta Putri Campus League 2026
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Banyak Keluarga Melakukannya, Merencanakan Akhir Hayat Kini Jadi Bagian dari Financial Planning
-
Dari Live Shopping ke PayLater, Begini Cara Generasi Digital Berbelanja Sekarang
-
Siap-Siap Merinding Sekaligus Ngakak, Film Dukun Magang Tampilkan Kuntilanak Hitam
-
Jelajah Tri: Dari Benteng Kuto Besak hingga Ampera, Palembang Makin Terkoneksi di Era Digital
-
Curhat Ratu Sofya, Belum Terima Honor Sepeserpun usai Main Film Dosa
-
Sengkarut Data Alamat di Hari Pertama SPMB Malang 2026
-
2 Oknum Perwira Polda Jatim Diduga Terlibat Jaringan Narkoba Internasional
-
Perempuan Tak Sekadar Belanja, Bazar Fesyen Bertransformasi Jadi Ruang Bertumbuh dan Berjejaring