PURWAKARTA - Ketua DPRD Kabupaten Purwakarta Ahmad Sanusi atau Haji Amor kembali tak hadir dalam Rapat Paripurna yang membahas Penetapan Keputusan Dua Raperda Tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD TA 2021 dan Raperda Tata Kelola Prasarana, Sarana dan Utilitas (PSU) Pada Perumahan dan Permukiman pada Rabu (14/9/2022) malam.
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Purwakarta, Sri Puji Utami mengatakan, pihaknya sudah melayangkan surat undangan kepada Haji Amor terkait agenda Sidang Paripurna ini. Absennya Haji Amor ini tanpa ada kejelasan.
Akibat tidak hadirnya Haji Amor, maka Sidang Paripurna yang semestinya digelar pada pukul 19.30 WIB diundur menjadi pukul 23.14 WIB. Bahkan, Sidang Paripurna ini pun harus batal lagi karena anggota DPRD tidak kuorum.
Sri menyebutkan, sebelumnya Haji Amor meninggalkan ruang Sidang Paripurna yang digelar pada Senin (12/9/2022) tanpa alasan yang jelas. Hingga akhirnya, sidang dengan agenda sama itu pun harus batal.
Bahkan, sikap Haji Amor ini memancing reaksi keras dari sejumlah anggota dewan dari lima fraksi yang menyatakan mosi tidak percaya terhadap kepemimpinan politikus Partai Golkar itu.
“Iya, saya galang mosi tidak percaya. Ada ketidakelokan pemimpin kita ini. Harusnya semua hadir ambil sikap untuk kepentingan masyarakat,” katanya mengutip Headlinejabar.com, pada Kamis (15/9/2022).
Sri menilai sikap Haji Amor ini seolah tak peduli dengan agenda Sidang Paripurna tersebut. Ia pun terkesan menghindar dari agenda tersebut meski unsur Forkopimda sudah hadir di ruangan sidang.
Sebelumnya, diketahui ada 23 anggota DPRD Kabupaten Purwakarta dari lima partai politik yakni Nasdem, PKS, PAN, PKB dan Gerindra menyoroti sikap Haji Amor.
Mosi tidak percaya digulirkan untuk merespons sikap Haji Amor yang dinilai tidak menghadiri rapat paripuna. Sementara, yang mengundang seluruh anggota untuk hadir dalam rapat paripurna adalah ketua DPRD sendiri.
Baca Juga: Resmi Jadi Plt Ketum, Mardiono Instruksikan Anggota Fraksi PPP Kompak Kawal Aspirasi Umat
Sementara ditunggu hingga pukul 24.00 ketua DPRD dan sejumlah anggota di antaranya Fraksi Partai Golkar, PKB, PDIP banyak yang tidak hadir sehingga rapat paripurna tidak kuorum yang berakibat rapat dibatalkan. ***
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Argentina Hajar Austria: Lionel Messi 18 Gol Top Skor Sepanjang Masa Piala Dunia
-
Dari Persia Kuno! Isi Lengkap Surat Timnas Iran, Kirim Pesan Damai untuk Dunia
-
Kylian Mbappe: Jujur, Lionel Messi Pemain Terbaik Dunia
-
Ilmu Lagi Aje dari Gue! Viking Row Suporter Norwegia Berakar dari Konser Metal
-
Praktik Sihir di Piala Dunia: Dulu Cristiano Ronaldo Kini Harry Kane Jadi Target
-
Lalui Perjalanan Darat 10 Bulan Sejauh 17 Ribu Km, Tiga Orang Ini Akhirnya Bisa Nonton Messi
-
Lionel Messi Sah Pencetak Gol Terbanyak Piala Dunia, Argentina Ungguli Austria
-
Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah
-
Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu
-
Detik-detik Lionel Messi Gagal Eksekusi Penalti: Kegagalan ke-8 La Pulga