Purwasuka - Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) menangkap dua Kapal Ikan Asing (KIA) yang melakukan aktifitas illegal penangkapan ikan di perairan Indonesia.
Penangkapan tersebut sebagai tindak lanjut informasi yang diperoleh dari masyarakat setempat kepada pihak aparat KKP kemudian ditangkap Kapal Pengawas (KP) Hiu 11.
Direktur Jenderal PSDKP Laksamana Muda TNI, Adin Nurawaluddin menyampaikan bahwa kedua KIA berbendera Vietnam tersebut ditangkap dengan nama kapal KG 9269 TS dan kapal KG 9464 TS di Perairan Natuna Utara.
“Selain melewati batas perairan, kapal ilegal tersebut tidak disertai dokumen perizinan yang sah dari Pemerintah Republik Indonesia dan kedua kapal menggunakan alat tangkap ikan terlarang berupa Pair Trawl,” kata Adin.
Adin melanjutkan bahwa kedua kapal tersebut dinahkodai oleh warga negara asing asal Vietnam yang berinisial PVS dan VVD dengan total 19 Anak Buah Kapal (ABK) pada kedua kapal tersebut.
Kedua KIA tersebut ditangkap dengan Kapal Pengawas (KP) Hiu 11 yang diterjukan langsung pada tanggal 10 September 2022 untuk melakukan pengejaran dan berhasil menangkap kedua kapal ilegal berbendera Vietnam tersebut.
Seperti diketahui, KKP telah mengembangkan sistem pengawasan terpadu atau integrated surveillance system dalam memberantas illegal fishing secara efektif.
KIA ilegal yang melanggar dan diamankan oleh Pihak KKP, dan menjadi milik negara sesuai putusan hukum tetap dari pengadilan, kemudian dimanfaatkan pada bidang kelautan dan perikanan.
Langkah komprehensif Ditjen PSDKP tersebut tentunya sejalan dengan arahan Menteri Kelautan dan Perikanan, yang terus mendorong untuk memperketat penjagaan dan pengawasan di setiap wilayah perbatasan Indonesia.(*)
Baca Juga: Komisi IV DPR Minta KKP Optimalkan Peran Penyuluh untuk Kembangkan UMKM
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- Sepeda Gunung Apa yang Bagus dan Murah? Ini 7 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Terdeteksi 198 Titik Panas di Riau, Terbanyak Kedua se-Sumatera
-
Sudahi Kebiasaan Doomscrolling! Tak Semua Hal di Internet Perlu Diikuti
-
Ikan Sungai Batanghari Makin Hilang, dari 300 Spesies Kini Tinggal 135
-
Kapolri Jadi Anggota Tapak Suci, Dinilai Sebagai Langkah Perkuat Pemerintahan Prabowo-Gibran
-
6 Tahun Penantian Jakmania Berakhir! Persija Bakal Jamu Persib di GBK, Catat Tanggalnya
-
Karhutla Meluas 10 Hektare di Kobar, Asap Mulai Dekati Bandara Pangkalan Bun
-
Cara Dapat Cashback Tiket Whoosh Pakai BRImo
-
Polisi Dalami Sosok Febrio Adiono di Kasus Kematian Sutrimo
-
Karhutla Sumsel Tembus 909 Kejadian, Indikasi Luas Terdampak 664,87 Hektare
-
Lokasi Koperasi Desa Merah Putih Dinilai Aneh, Wamenkop Farida Farichah Ungkap Alasannya