Purwasuka - Upaya penyelundupan belasan calon pekerja migran Indonesia (PMI) ilegal ke Malaysia berhasil digagalkan pihak Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Kepulauan Riau (Kepri).
Sebanyak 16 calon PMI ilegal yang akan diberangkatkan ke Malaysia tersebut berhasil diamankan pihak kepolisian di tempat penampungannya.
Direktur Polairud Polda Kepri, Kombes Pol Boy Herlambang menjelaskan, dalam kasus penyelundupan ini polisi telah menetapkan AW sebagai tersangka yang ditangkap di lokasi penampungan.
"Tersangka berhasil diamankan di lokasi penampungan calon PMI ilegal tersebut di Hotel Terang Bintang Komplek Newton, Batam. Rencananya calon PMI ilegal tersebut akan diberangkatkan ke Malaysia melalui jalur Batam," jelas Herlambang.
Sementara itu, Kasubdit Gakkum Ditpolairud Polda Kepri, AKBP Sudarsono mengatakan, penangkapan dilakukan sekitar pukul 22.00 WIB, setelah petugas memperoleh informasi lokasi penampungan calon PMI ilegal tersebut. Selain itu, penyidikan akan terus dilakukan untuk terus mengejar anggota jaringan PMI ilegal lainnya.
Sudarsono menyebutkan, tersangka terlibat sebagai penampung para calon PMI sebelum dikirim ke Malaysia, dengan memperoleh keuntungan Rp2,4 juta per calon PMI. Petugas juga menyita barang bukti berupa telepon seluler, satu unit mobil dan uang pecahan Ringgit Malaysia.
Tersangka dijerat dengan Pasal 68 Jo Pasal 69 Jo Pasal 81 Jo Pasal 83 UU 18 tahun 2017, tentang Pelindungan PMI yang dirubah dengan UU 11 tahun 2020, tentang Cipta Kerja Jo Pasal 55 (1) ke 1 KUHP dengan ancaman pidana penjara 10 tahun.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Pascakecelakaan Maut Wonokitri, BB TNBTS Bongkar Ulang Standar Keamanan Jip Bromo
-
Tren Fashion Polkadot Comeback! Motif Retro Kembali Digandrungi Gen Z dan Ibu Muda
-
5 Rekomendasi Moisturizer untuk Jerawat Mendem, Ampuh Redakan Peradangan
-
Detik-Detik Ban Elf Meledak di Tol Jomo: Mobil Oleng dan Terbalik, Satu Orang Alami Luka Berat
-
Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran
-
Sinopsis The First Jasmine, Drama Kolosal Bai Lu dan Ryan Cheng Tayang 9 Juni
-
3 Kali ke Prancis dalam 5 Bulan, Elite PDIP Pertanyakan Urgensi Kunjungan Presiden Prabowo
-
Sinopsis Emily to Maria, Drama Komedi Jepang Dibintangi Marika Matsumoto
-
Lebih dari 1.000 Lampion akan Terangi Langit Borobudur saat Waisak 2026
-
Snapdragon C Resmi Diumumkan, Prosesor Baru Qualcomm untuk Laptop Murah, Baterai Tahan Seharian