Purwasuka - Gempa berkekuatan magnitudo 7,2 skala Richter mengguncang bagian tenggara Taiwan pada Minggu (18/9/2022). Peringatan tsunami kemudian dikeluarkan Badan Meteorologi Jepang pasca gempa tersebut.
Pusat gempa berada di distrik Taitung pada kedalaman 10 kilometer, namun gempa bumi ini mencatat sementara tidak menimbulkan korban jiwa.
Lalu, bagaimanakah gempa bumi bisa terjadi di wilayah tertentu, semantara di wilayah lainnya tidak merasakan gempa atau getaran sama sekali, berikut ini penjelasannya;
Gempa bumi adalah getaran yang terjadi di permukaan bumi disebabkan pelepasan energi dari dalam dengan tiba-tiba yang kemudian menciptakan gelombang seismik.
Gempa Bumi biasanya disebabkan oleh pergerakan lempeng Bumi atau kerak Bumi. Adapun Gempa bumi yang berpusat di dasar laut bisa menimbulkan terjadinya tsunami.
Pergeseran lempeng bumi dapat menyebabkan gempa bumi, karena dalam kondisi tersebut akan disertai pelepasan sejumlah energi yang cukup besar.
Selain pergeseran lempeng bumi, gerak lempeng bumi yang saling menjauhi satu sama lain juga dapat mengakibatkan gempa bumi.
Hal tersebut dikarenakan saat dua lempeng bumi bergerak saling menjauh, akan terbentuk lempeng baru di antara keduanya.
Getaran gempa bumi yang besar bisa mengakibatkan bangunan roboh, tanah longsor atau retak pada permukaan bumi.
Baca Juga: 2 Hari Ini Taiwan Diguncang Gempa Berturut-turut, Gedung Bertingkat Permukiman Warga Ambruk
Gempa bumi biasa diukur dengan sebuah alat yang disebut Seismometer. Adapun magnitudo adalah ukuran skala yang umum untuk mengukur gempa Bumi yang terjadi di seluruh dunia.
Skala Richter adalah getaran yang dicatat oleh observatorium seismologi nasional yang diukur dengan skala besarnya pada lokal 5 magnitude.
Gempa Bumi terbesar dalam sejarah tercatat lebih dari 9 Skala Richter, seperti gempa Bumi besar terakhir yang lebih dari 9,0 Skala Richter di Jepang pada tahun 2011 dan gempa Aceh pada tahun 2004 silam.
Akibat gempa Bumi yang besar tersebut, telah mengakibatkan korban jiwa yang cukup banyak dan kerusakan bangunan yang terjadi di seluruh wilayah yang terkena gempa Bumi.(*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
HP Infinix Apa yang Kameranya Bagus? Ini 5 Rekomendasi dengan Harga Termurah
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Kunjungan Kerja ke AS, Purbaya Yakin Dana Asing Bakal Lebih Banyak Masuk Indonesia
-
IFG Life Rampungkan Pembayaran Klaim Nasabah Eks Jiwasraya
-
Harga Emas Antam, Galeri 24 dan UBS Naik Semua! Kembali Tembus Rp 3 Jutaan
-
Harga Plastik Bikin Pedagang Pusing, Daya Beli Masyarakat Terancam?
-
Usai Bacok Kepala Kampung di Lampung Tengah, Pelarian Adik Ipar Berakhir di Tangan Polisi
-
Negosiasi AS-Iran Berjalan Positif, Donald Trump Malah Tebar Ancaman
-
Melanie Subono Makin Geram Dengar Pembelaan Pelaku Pelecehan FH UI
-
Temui 18 Investor Besar di AS, Purbaya: Mereka Bingung Kenapa Kita Tumbuh Cepat