- IFG Life akan membayarkan klaim senilai Rp7,5 triliun kepada 94.793 nasabah eks Jiwasraya pada tahun 2026 mendatang.
- Pemerintah memberikan dukungan dana melalui Penyertaan Modal Negara sebesar Rp26,56 triliun demi menjamin stabilitas pembayaran klaim nasabah.
- Perusahaan menyediakan kemudahan layanan klaim melalui jaringan kantor di 20 kota untuk meningkatkan kepercayaan publik terhadap asuransi.
Suara.com - PT Asuransi Jiwa IFG (IFG Life) terus menuntaskan kewajiban pembayaran klaim kepada nasabah eks PT Asuransi Jiwasraya (Persero).
Pada 2026, IFG Life menyiapkan pembayaran klaim dan manfaat asuransi dengan total nilai lebih dari Rp 7,5 triliun.
Pembayaran tersebut akan diberikan kepada 94.793 nasabah sebagai bagian dari komitmen penyelesaian restrukturisasi Jiwasraya yang telah berjalan dalam beberapa tahun terakhir.
Direktur Keuangan merangkap Pelaksana Tugas Direktur Utama IFG Life, Ryan Diastana Firman, menegaskan langkah ini merupakan bentuk tanggung jawab perusahaan dalam menjalankan amanah pengelolaan polis hasil restrukturisasi.
"IFG Life berkomitmen untuk menjalankan amanah pengelolaan polis hasil restrukturisasi Jiwasraya dengan penuh tanggung jawab, dengan memastikan pembayaran klaim dan manfaat asuransi secara tepat waktu, jumlah, dan sasaran, sehingga hak-hak nasabah dapat terpenuhi dengan baik. Dukungan Pemerintah melalui PMN juga menjadi fondasi penting bagi kami untuk memastikan keberlanjutan pengelolaan polis ini, sekaligus memperkuat perlindungan bagi nasabah ke depan," ujar Ryan di Jakarta, Kamis (16/4/2026).
Langkah ini menjadi bagian penting dalam upaya menuntaskan persoalan lama Jiwasraya yang sempat mengguncang kepercayaan publik terhadap industri asuransi. IFG Life sendiri telah menjalankan pengelolaan polis restrukturisasi selama lima tahun terakhir secara konsisten.
Dalam mendukung kelancaran pembayaran klaim tersebut, pemerintah telah menyalurkan Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar Rp26,56 triliun kepada IFG Life melalui Indonesia Financial Group (IFG).
Dana ini menjadi penopang utama untuk memastikan stabilitas serta keberlanjutan pemenuhan kewajiban kepada nasabah.
Selain fokus pada pembayaran klaim, IFG Life juga memastikan kemudahan layanan bagi nasabah.
Baca Juga: OJK Resmi Bubarkan Dana Pensiun Jiwasraya, Bagaimana Hak Peserta?
Proses pengajuan klaim dibuat sederhana dan tanpa biaya, didukung jaringan layanan yang tersebar di 20 kota di seluruh Indonesia, serta dua kantor layanan khusus di Jakarta dan Surabaya.
Perusahaan juga menegaskan komitmennya dalam menjalankan tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance) dan praktik bisnis berkelanjutan, guna membangun kepercayaan jangka panjang.
Ke depan, IFG Life tidak hanya berperan dalam menyelesaikan kewajiban masa lalu, tetapi juga memperkuat perlindungan asuransi bagi masyarakat Indonesia dengan menghadirkan produk yang relevan dan berkelanjutan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Harga Emas Antam, Galeri 24 dan UBS Naik Semua! Kembali Tembus Rp 3 Jutaan
-
Harga Plastik Bikin Pedagang Pusing, Daya Beli Masyarakat Terancam?
-
Negosiasi AS-Iran Berjalan Positif, Donald Trump Malah Tebar Ancaman
-
Temui 18 Investor Besar di AS, Purbaya: Mereka Bingung Kenapa Kita Tumbuh Cepat
-
Di Balik Transaksi Jumbo Grup Bakrie Akumulasi Saham BIPI
-
IMF Puji RI Jadi Titik Terang' Ekonomi Dunia, Gubernur BI Perry Warjiyo Beberkan Rahasianya
-
Papua Segera Punya Kereta Api, Proyek KAI Dimulai dari Jayapura
-
Menkes Larang RS Tolak Pasien BPJS PBI Nonaktif, Singgung Reaktivasi
-
Harga BBM Terancam Naik dan Ganggu Distribusi Obat, Dampak Geopolitik Memanas
-
Fundamental Ekonomi Kuat di tengah Ketidakpastian, Indonesia Kian Dilirik Investor Global