PURWASUKA - Cara budidaya burung nuri bisa menjadi pilihan untuk usaha rumahan. Banyak orang yang menyukai jenis burung kecil yang cantik ini. Apalagi pemeliharaan hewan ini terbilang tidak ribet dan mudah kita lakukan Hal ini tentunya cocok untuk dijadikan peluang usaha.
Selain bisa dijadikan peluang usaha, budidaya burung nuri juga memiliki suara hingga warna yang cukup indah. Jadi, burung nuri bisa menjadi salah satu hewan peliharaan. Namun, bagaimana cara budidaya burung nuri?.
Berikut beberapa cara budidaya burung nuri sebagai peluang usaha yakni:
1. Memilih Indukan Unggulan - Untuk cara budidaya burung nuri yang harus Anda lakukan adalah memilih indukan unggulan. Dengan memilih induk yang berkualitas akan dapat mempercepat dalam proses membuat burung bertelur.
Untuk menemukan indukan unggulan Anda harus mengetahui ciri-cirinya. Tanda induk unggulan biasanya memiliki penampilan fisik yang bugar dan keadaannya yang sehat.
2. Ukuran Penangkarnya - Setelah memilih induk unggulan burung Nuri, Anda juga perlu menyiapkan kandang untuk penangkarannya.
Kandang penangkaran burung Nuri dapat Anda beli ataupun dengan membuat sendiri. Pilihlah kandang dengan ukuran panjang sekitar 1 m, lebar 1,50 m dan tinggi sekitar 2 m.
3. Ukuran Glodok - Setelah memilih indukan dan menyiapkan penangkarnya, langkah cara budidaya burung nuri selanjutnya adalah menyiapkan glodok kotak.
Tempat glodok ini dapat Anda buat sendiri. Untuk membuatnya bisa dengan menggunakan bahan kayu papan yang memiliki ukuran panjang 35 cm, lebar 20 cm dan tinggi 20 cm.
Baca Juga: Tahun 2023, Pemkab OKU Berencana Bangun Sirkuit Berstandar Nasional
4. Makanan Burung Nuri - Untuk makanan burung Nuri biasanya berupa kacang-kacangan, pepaya, wortel, roti atau pelet. Hal yang perlu Anda ingat bahwa pemberian makan burung Nuri harus Anda lakukan secara teratur agar burung Nuri hidup dengan sehat.
5. Menjaga Kebersihan Kandang - Cara budidaya burung Nuri yang tak kalah penting adalah dengan menjaga kebersihan kandang penangkarannya. Anda harus selalu membersihkan setidaknya setiap 3 hari sekali atau setiap 1 minggu sekali. ***
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
BRI Peduli Gerak Cepat Tangani Dampak Gempa NTT, Tiga Posko Logistik Disiapkan
-
Transaksi Judol Rp2,68 Miliar Terdeteksi di Keluarga Penerima Bansos Jawa Barat
-
Direksi BRI Turun Langsung Pantau Penanganan Gempa NTT dan Kesiapan Posko BRI Peduli
-
Bantu Pemulihan Gempa NTT, BRI Peduli Bangun Posko Logistik di Tiga Wilayah
-
Sejarah Pacu Jalur, dari Alat Transportasi hingga Perayaan Ultah Ratu Belanda
-
LG Perluas Pasar WashTower, Gandeng Dealer untuk Kenalkan Teknologi Mesin Cuci Berbasis AI
-
BRI Peduli Perkuat Penanganan Gempa NTT, Bangun Posko Logistik dan Dapur Umum
-
BRI Salurkan Bantuan dan Bangun Posko BRI Peduli Untuk Korban Gempa NTT
-
BRI Pastikan Bantuan Korban Gempa NTT Tepat Sasaran Lewat Posko BRI Peduli
-
BRI Peduli Bangun Posko Logistik di Tiga Wilayah Terdampak Gempa NTT