Jakarta - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menegaskan bahwa Aparatur Sipil Negara (ASN) tidak boleh ikut campur dalam kegiatan politik praktis.
Hal tersebut disampaikan Mendagri dalam acara penandatanganan Pedoman Pembinaan dan Pengawasan Netralitas Pegawai ASN dalam Pemilihan Umum, di Kantor KemenPAN-RB, Jakarta, pada Kamis (22/9/2022).
“ASN tidak boleh ikut campur dalam politik praktis, karena ASN merupakan tenaga profesional yang menjadi motor pemerintahan, ASN diharapkan dapat bekerjasama secara profesional, siapa pun juga,” kata Mendagri.
Mendagri juga mengatakan, netralitas ASN sudah diatur dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang menegaskan bahwa ASN tidak boleh memihak kepentingan politik mana pun.
ASN berperan penting sebagai motor penggerak bagi kesuksesan agenda dalam pemerintahan, baik di tingkat daerah maupun nasional.
Mendagri berharap dengan adanya komitmen keputusan bersama tersbut, ASN dapay bekerja secara profesional meskipun terjadi dinamika politik dan juga perebutan kekuasaan.
Artinya, meskipun ASN memiliki hak untu memilih, namun ASN tidak boleh berpolitik praktis dan juga memihak suatu partai atau pasangan calon tertentu.
Mendagri juga menjelaskan, pemilihan serentak yang akan dilaksanakan pada 2024 nanti adalah sebuah sejarah, karena pemilihan presiden dan wakil presiden, serta kepala daerah dilakukan secara bersamaan.(*)
Baca Juga: DPC Demokrat Bontang Buka Penjaringan Bacaleg untuk Pemilu 2024: Tanpa Mahar
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Beasiswa Digital Talent 2026 Dibuka untuk 2.200 Peserta
-
Survei Cyrus Network: 70 Persen Masyarakat Puas Kinerja Menteri Kabinet Merah Putih
-
Survei Cyrus: 65,4 Persen Publik Dukung MBG
-
Bank Sumsel Babel Gelar Undian Pesirah 2026, Bidan di Belitang Menang Hadiah Mobil
-
Audit Investigasi Tuntas! Bukti Transfer Ungkap Praktik Jual Beli Jabatan di Pemkab Bogor
-
5 Poin Penting di Balik Kasus Jual Beli Jabatan ASN Bogor, Kini Dilimpahkan ke Polisi
-
Negosiasi Pasokan BBM dan LPG dari Rusia, Menteri ESDM: Hasilnya Memuaskan
-
Langkah Nyata PTBA Pulihkan Trauma dan Sekolah Rusak Pascabanjir di Sumatera
-
Sudah Melecehkan, Malah Memukul: Jejak Kriminal Mahasiswa Untirta yang Kini Diusir dari Kampus
-
Pasar Modal Lebih Sehat dan Kredibel Berkat Reformasi OJK