Purwasuka - Badan Antariksa NASA mengumumkan bahwa sebuah asteroid diprediksi akan menghantam bumi pada hari ini, 26 September 2022, pukul 19.14 waktu AS.
Namun NASA meminta penduduk bumi untuk tidak khawatir atas peringatan tersebut. Karena misi kali ini sebenarnya adalah bagian dari uji coba pertahanan planet bumi pertama NASA.
Tim ilmuwan NASA telah menyiapkan langkah pencegahan untuk mengubah rute asteroid Dimorphos yang memiliki lebar 170 meter tersebut.
NASA sendiri akan menggunakan pesawat luar angkasa dengan sistem robot Double Asteroid Redirection Test (DART) dengan berat sekitar setengah ton senilai 325 juta USD untuk menyukseskan misi tersebut.
Pesawat ruang angkasa tersebut akan melakukan perjalanan dengan kecepatan 6,4 kilometer per detik dan menabrakkannya ke asteroid Dimorphos yang akan berada pada posisi sekitar 10,8 juta kilometer dari Bumi pada saat tabrakan.
Teleskop virtual yang berada di Roma bersama observatorium di Afrika Selatan akan menyiarkan peristiwa tabrakan asteroid tersebut secara real time pada waktu yang dijadwalkan dan akan disiarkan langsung melalui NASA TV dan YouTube agensi.
Pesawat luar angkasa DART adalah uji coba pertama yang dirancang untuk bisa beroperasi secara otomatis sehingga menjadi mesin tanpa awak untuk melakukan misi tersebut.
Tujuan utamanya adalah menguji kemampuan DART untuk mencegah segala ancaman, termasuk jika berhadapan dengan asteroid yang bisa menimbulkan dampak besar, sehingga bisa menyelamatkan bumi di masa depan.(*)
Baca Juga: Hari Ini, Pesawat NASA akan Bertumbukan dengan Asteroid
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam