PURWASUKA - Kasus insiden kerusuhan yang menewaskan lebih dari 100 orang usai laga Arema FC melawan Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Malang pada Sabtu (1/10/2022) dinaikan menjadi penyidikan.
Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan, dinaikannya kasus ini menjadi penyidikan berdasarkan petunjuk dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Sambungnya, Kapolri meminta agar kasus insiden kerusuhan ini bisa segera ditangani. Tentunya dengan ketelitian dan kehati-hatian serta mengedepankan pembuktian secara ilmiah.
"Sesuai dengan perintah Bapak Presiden, Bapak Kapolri memerintahkan tim bekerja secara cepat namun unsur ketelitian kehati-hatian dan proses pembuktian secara ilmiah juga menjadi standar tim ini bekerja," katanya, Senin (3/10/2022).
Selain itu, Polri juga telah memeriksa sebanyak 20 orang saksi terkait kasus ini serta melakukan gelar perkara.
"Hasil gelar perkara meningkatkan status dari penyelidikan sekarang statusnya menjadi penyidikan, tim juga akan bekerja secara maraton," katanya melansir dari PMJNews.com.
Dedi menambahkan, sebanyak 28 personel Polri juga telah diperiksa oleh Propam terkait adanya dugaan pelanggaran kode etik. Hingga kini, sambungnya pemeriksaan masih berlangsung.
"Malam hari ini juga melakukan pemeriksaan dugaan pelanggaran kode etik anggota Polri sebanyak 28 personel Polri. Ini pun masih dalam proses pemeriksaan," katanya.
Sebelumnya, buntut dari kasus ini AKBP Ferli Hidayat resmi dicopot sebagai Kapolres Malang. Penggantinya yakni AKBP Putu Kholis Aryana.
Baca Juga: Lesti Laporkan Billar karena KDRT, Netizen: Di Depan Kamera Baik-Baik Saja
"Menonaktifkan sekaligus mengganti Kapolres Malang, AKBP Firli Hidayat," kata Dedi.
"AKBP Putu Kholis yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Polda Metro Jaya," tambahnya. ***
Tag
Berita Terkait
-
Kredibilitas Polri Diuji di Tragedi Kanjuruhan, Kapolri Diminta Gerak Cepat dan Ambil Tindakan Tegas
-
AKBP Putu Kholis Ditunjuk Sebagai Kapolres Malang Gantikan AKBP Ferli Hidayat, Polri Bilang Begini
-
Mahfud MD akan Pimpin Tim Gabungan Independen Pencari Fakta Tragedi Kanjuruan, Berikut Daftar Anggota Lengkapnya
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
Terkini
-
Keruwetan Aturan Rokok, Bikin Investasi di Industri Hasil Tembakau Seret
-
Ganti 13.000 KM Pipa Tua Jakarta, PAM Jaya Siapkan Proyek Jumbo Rp22,8 Triliun
-
BUKA Kantongi Pendapatan Rp 4 T di Semester I 2026, Ditopang Segmen Gaming
-
Tragedi Menyalip di Sampang: Ibu Muda Tewas Terhempas, Bayi 8 Bulan Alami Patah Tulang
-
Dari Rollover hingga Digital Trust, Begini Strategi Indosat Menindaklanjuti Putusan MK
-
Debut Gila Mitchell Baker, Media Vietnam: Ancaman Serius, Senjata Mematikan Timnas Indonesia
-
4 Zodiak yang Diprediksi Menarik Keberuntungan Hari Ini 29 Juli 2026, Kamu Termasuk?
-
Ke Depan Tak Ada Lagi Kecelakaan Kereta Api , KAI Kembangkan Teknologi Baru
-
Petaka MBG: 211 Siswa Kediri Tumbang Keracunan, Program Dihentikan Sementara
-
Memori HP Penuh, Kenapa Kita Seolah Merasa Berat Menghapus File Lama?