SuaraSoreang.id - Guna mengusut tuntas tragedi di Stadion Kanjuruhan Malang, pemerintah membentuk Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF).
Tim gabungan bentukan pemerintah tersebut akan dipimpin oleh Menteri Korrdinator Politik Hukum dan HAM (Menko Polhukam) Mahfud MD sebagai ketua.
Mahfud menjelaskan, bahwa yang menjadi anggota dalam TGIPF ini merupakan orang-orang yang dianggap kompeten dalam bidangnya untuk mengusut tuntas tragedi mematikan di Stadion Kanjuruhan.
“Keanggotaannya terdiri dari pejabat dari wakil Kementerian terkait, organisasi profesi sepak bola, pengamat, akademisi dan media massa,” papar Mahfud, sebagaimana dikutip dari SuaraPurwokerto.id, Senin (3/10/2022).
Dalam kesempatan tersebut, Mahfud meminta kepada Polri untuk segera mengungkap pelaku yang terlibat dalam kasus tersebut.
“Kami juga meminta Polri dalam beberapa hari kedepan segera mengungkap pelaku yang terlibat tindak pidana. Segera diumumkan siapa pelaku yang sudah memenuhi syarat (jadi tersangka),” kata Mahfud MD.
Tim gabungan yang dibentuk pemerintah tersebut terdiri dari 13 orang, yang mana tiga diantaranya ditunjuk sebagai ketua, wakil ketua serta sekretaris.
Berikut daftar lengkap TGIPF yang akan bertugas untuk mengungkap kasus tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang.
Ketua: Menko Polhukam (Mahfud MD)
Baca Juga: TERNYATA Ini Alasan Surya Paloh Usung Anies Baswedan di Pilpres 2024
Wakil Ketua: Menpora (Zainuddin Amali)
Sekretaris: Dr. Nur Rochmad, S.H.,M.H. - (Mantan Jampidum/Mantan Dep. III Kemenko Polhukam)
Anggota:
1. Prof. Dr. Rhenald Kasali (Akademisi/ UI)
2. Prof. Dr. Sumaryanto (Rektor UNY)
3. Akmal Marhali (Pengamat Olahraga/Koord. Save Our Soccer)
4. Anton Sanjoyo (Jurnalis Olahraga - Harian Kompas)
5. Nugroho Setiawan (AFC Security Officer)
6. Letjen TNI (Purn.) Doni Monardo (Mantan Kepala BNPB)
7. Mayjen TNI (Purn.) Dr. Suwarno S.IP.,M.Sc (Wakil Ketum 1 KONI)
8. Irjen Pol (Purn.) Sri Handayani (Mantan Wakapolda Kalimantan Barat)
9. Laode M. Syarif, S.H., LLM., Ph.D (Kemitraan)
10. Kurniawan Dwi Yulianto (Mantan Pemain Timnas/APP. (Arif KF)
Sumber: SuaraPurwokerto.id
Berita Terkait
-
28 Personel Polri akan Diperiksa Terkait Dugaan Pelanggaran Kode Etik, Buntut Tragedi Kanjuruhan Malang
-
Kapolres Malang Dicopot, Buntut Tragedi Stadion Kanjuruhan Malang
-
Tangis Para Pemain Arema FC Pecah saat Kunjungi Stadion Kanjuruhan Malang Pasca Kerusuhan
-
Bela Aksi Tembak Gas Air Mata di Tragedi Kanjuruhan, Nikita Mirzani: Daripada Polisi Mati Konyol
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
IMM Minta Polemik Sapi Kurban Presiden Prabowo Disudahi: Tak Langgar Aturan dan Banyak Manfaatnya
-
Dari Ladang ke Kulit: Menyusuri Kekuatan Sunflower Oil Organik dalam Body Care Magic of Nature
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
PTBA Tebar Kebahagiaan Idul Adha, 300 Hewan Kurban Disalurkan ke Berbagai Wilayah Operasional
-
Bagasi Mobil Selalu Penuh saat Mudik? Ini Tips Menata Daging Kurban dan Oleh-oleh agar Tetap Muat
-
Timnas Indonesia Resmi Hadir di EA Sports FC 26
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bolehkah Daging Kurban Dibagikan kepada Non Muslim? Ini Penjelasan Ulama yang Menyejukkan
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL