PURWASUKA-Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Bandung tengah melaksanakan kegiatan Pemutakhiran Pendataan Keluarga Tahun 2022 atau PK22 secara serentak di 19 Kecamatan terdiri dari 73 Kelurahan di Kota Bandung
Kegiatan PK22 yang dilakukan DPPKB Kota Bandung tersebut berlangsung sejak 1 September sampai dengan 31 Oktober 2022.
Pemutakhiran PK22 merupakan kegiatan untuk memutakhirkan data keluarga Indonesia dengan cara melengkapi, memperbaiki, memperbaharui, mencatat mutasi, mencatat migrasi dan mendata keluarga baru yang belum ada pada data hasil pendataan keluarga Tahun 2021.
Prosesnya dilakukan melalui kunjungan rumah dengan cara mewawancarai dan mengobservasi keluarga.
“Pendataan ini gratis. Pelaksana pendataan adalah kader pendata di tingkat RW sebanyak 2146 orang yang diberi SK Kepala Dinas. Pendataan menggunakan gadget dengan aplikasi dari BKKBN pusat,” kata Kepala Bidang Pengendalian Penduduk Nurhayati kepada Humas Kota Bandung, Kamis 6 Oktober 2022.
Kunjungan ke rumah warga mulai dilakukan pukul 09.00 WIB hingga proses wawancara dengan keluarga selesai.
Tujuan dilaksanakannya Pemutakhiran data keluarga ini adalah untuk memperoleh data keluarga yang akurat untuk dimanfaatkan oleh Pemerintah dalam merencanakan, program pengendalian penduduk dan keluarga berencana.
Kecamatan yang menjadi lokus adalah kecamatan Antapani, Sukasari, Coblong, Babakan Ciparay, Cicendo, Regol, Bandung Kulon, Kiaracondong, Bojongloa Kidul , Cibeunying Kaler, Sumur Bandung, Buah Batu, Ujung Berung, Gede Bage, Bojongloa Kaler, Cidadap, Astana Anyar, Batunununggal dan Lengkong.
Berkaitan dengan hal tersebut, Nurhayati menyebut, perlu dukungan dari semua pihak untuk menyukseskan pemutakhiran pendataan keluarga tahun 2022 di Kota Bandung agar dapat selesai tepat waktu dan didapatkan data yang akurat sebagai bahan lam perencanaan Pembangunan keluarga dan kependudukan.
Baca Juga: Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Buat Muhammad Farhan Tak Ingin Baca Berita Lagi
“Dukungan yang diperlukan dari masyarakat supaya dapat menerima para kader pendata,” ucap Nurhayati. ***
Berita Terkait
-
Capaian Vaksinasi Booster di Kota Bandung Baru 50 Persen
-
BKPSDM Bandung Klaim Tak Akan Ada Honorer Siluman dalam Proses Pengangkatan PPPK
-
Pemkot Bandung Bakal Angkat 4.000 Honorer Jadi PPPK, Bidang Kesehatan dan Pendidikan Jadi Prioritas
-
Sadis! Gerombolan OTK di Bandung Serang Lima Pemuda, Korban Alami Luka Tusuk di Perut
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Sudah Dapat Tiket Upacara 17 Agustus 2026 di Istana? Simak Aturan Berpakaiannya
-
Tinggalkan Gaya Lama, Pakar Dorong Kapal PPA Segera Dilengkapi Rudal Aster
-
Hair Serum Dipakai Kapan? Ketahui Waktu Terbaik dan Cara Aplikasinya agar Hasil Maksimal
-
Semen Gresik Raih TOP BRAND AWARDS 2026, Bukti Tetap Menjadi Pilihan Masyarakat Indonesia
-
Nadiem Sindir Perlakuan 'Spesial' Kejagung ke Febrie Adriansyah: Saya Langsung Diborgol
-
Top Skor AFF 2026 Memanas! Mitchell Baker Kini Dikejar Ketat Wing Naing Tun
-
Smartfren Luncurkan Unlimited 5G di Semarang, Perkuat Jaringan Digital di Jawa Tengah
-
Profil John van den Brom Pelatih FC Twente yang Usir Mees Hilgers, Suka Ribut dan Ngomong Kasar
-
Mas Dhito Kembali Salurkan 216 Bantuan Pertanian Bagi Petani Guna Dukung Peningkatan Produksi
-
Empat Buronan Pemerintah China Dideportasi dari Semarang, Diduga Terlibat Love Scamming