PURWASUKA-Capaian vaksinasi Covid-19 dosis ketiga alias booster di Kota Bandung baru 50 persen.
Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mengklaim masih berupaya meningkatkan jumlah penerima vaksin booster.
"Vaksinasi booster di Kota Bandung mencapai 50%. Kita (Pemkot Bandung) masih terus meningkatkan capaian vaksinasi Covid-19 dosis ketiga (booster) dengan berkolaborasi dengan berbagai pihak," kata Ketua Harian Satgas Covid-19 Kota Bandung Asep Gufron, Bandung, Jumat, 30 September 2022.
Pemkot Bandung berkolaborasi dengan kecamatan, kelurahan dan puskesmas untuk terus meningkatkan jumlah penerima vaksin booster.
Diharapkan dengan kolaborasi tersebut, capaian vaksinasi Covid-19 dosis ketiga bisa di Kota Bandung bisa lebih meningkatkan. Meskipun angka 50% sebenarnya sudah target Pemerintah Kota Bandung.
"Booster sudah mencapai 50%, ini sudah sesuai target. Kita minta kecamatan, kelurahan dan puskesmas berkolaborasi meningkatkan capaian vaksinasi booster," ucap dia.
"Kita sudah mengajak masyarakat yang belum vaksinasi dosis ketiga dipersilahkan melakukan vaksin, vaksin masih banyak tersedia," sambung dia.
Asep Gufron kembali mengingatkan pentingnya masyarakat melakukan vaksinasi Covid-19, salah satunya dosis ketiga sebagai upaya menekan penyebaran kasus Covid-19.
"Vaksinasi Covid-19 untuk menekan kasus Covid-19, terbukti (saat ini) kasus sudah semakin melandai," kata dia.
Baca Juga: Waka Polda Jabar Tinjau Langsung Vaksinasi Covid-19 di Puskesmas Jatiluhur
"Sekarang BOR (Bad Occupancy Rate ) sangat terkendali dan positivity rate di bawah 5 persen," tambah dia. ***
Berita Terkait
-
Cakupan Vaksinasi Booster Masih Rendah, Sekda Provinsi Lampung Minta Warga Proaktif
-
Realisasi Masih di Bawah 30 Persen, Diskes Palembang Tetap Layani Vaksinasi Booster
-
The Great Journey Alila Solo Menuju 7th, Gelar CSR Vaksinasi Booster I dan Cek Kesehatan Gratis
-
Puskesmas di Lampung Layani Vaksinasi Booster Tahap Dua bagi Nakes
-
Capaian Vaksinasi Booster di Pekanbaru Masih Jauh dari Target, Baru Sekitar 35 Persen
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Nauelle Patisserie, Keajaiban Rasa Premium yang Lahir dari Dapur Rumahan
-
5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
-
OJK Blokir Rp614,3 Miliar Dana Penipuan, Ratusan Ribu Rekening Terdeteksi Ilegal
-
Gus Ipul Sambangi KPK, Minta Pengawasan Pengadaan Barang Kemensos agar Bebas Korupsi
-
Kebakaran Rumah di Tanjung Barat, Satu Orang Meninggal Dunia: Diketahui Anggota BPK
-
Ahli: Virus Hanta di Kapal MV Hondius Tidak Berisiko Menjadi Pandemi Baru Seperti Wabah COVID-19
-
Tersangka Kasus Pencabulan di Pati Ditangkap, Menteri PPPA: Tak Bisa Diselesaikan Damai!
-
WHO Tegaskan Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar Bukan Awal Pandemi Baru
-
Tersangka Pencabulan Santriwati di Ponpes Pati Sempat Kabur, Menteri PPPA Desak Penahanan
-
3 Orang Meninggal Dunia, Kasus Pertama Hantavirus Ditemukan di Israel