PURWASUKA - Banjir dan longsor menerjang Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Karawang pada Selasa (11/10/2022) sore. Akibat material longsoran membuat jalan di sekitar amblas.
Hal ini dikatakan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karawang Yasin Nasrudin. Dia menerangkan, banjir dan longor yang terjadi kemarin menyebabkan jalan sepanjang 30 meter amblas.
Adapun lebar jalan yang amblas itu sekitar empat meter dengan kedalaman satu meter.
"Bencana longsor terjadi pada Selasa sore (11/10) di Kampung Parakan Badak, Desa Mekarbuana, Kecamatan Tegalwaru, Karawang," katanya, Rabu (12/10/2022).
Yasin menerangkan, bencan banjir kemarin pun mengakibatkan tertutupnya akses jalan di Kampung Parakan Badak serta satu unit rumah rusak setelah tertimpa pohon tumbang.
"Bencana longsor terjadi akibat hujan deras yang disertai angin kencang," ujarnya melansir dari Antara.
Dia menyampaikan, setelah mendapat laporan terkait kejadian bencana itu, tim BPBD langsung berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan dan desa, serta ke lokasi kejadian untuk melakukan penanganan.
"Tim langsung melakukan pembersihan material longsoran yang menutupi jalan dibantu masyarakat dan pihak lainnya," katanya.
Saat ini akses jalan yang sempat tertutup material longsor sudah bisa dilewati setelah dilakukan pembersihan. Namun lokasi jalan amblas belum tertangani, sehingga hanya bisa dilalui kendaraan roda dua.
Baca Juga: 2.979 Pelanggar Lalu Lintas di Kota Kendari Kena Tilang Elektronik
Yasin mengimbau agar masyarakat Karawang meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan terjadinya bencana alam, karena saat ini memasuki cuaca ekstrem. ***
Tag
Berita Terkait
-
Pemenang Nobel Perdamaian Malala Yousafzai Kunjungi Pakistan 10 Tahun usai Penembakan Dirinya oleh Taliban
-
Anies Hadiahkan 'Kolam Gratis' Usai Diusung Jadi Presiden, Pengamat: Uang Cuma Dihamburkan ke Sudirman
-
7 Kabupaten dan Kota di Jawa Barat Masuk Level Waspada Banjir dan Longsor Dampak dari Hujan
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Persija Jakarta Incar Puncak, Faktor Mental Pemain Jadi Kunci Harus Kuat dan Bangkit Lagi
-
Persib Out dari AFC, Mauricio Souza Percaya Persija Masih Punya Peluang Besar Juara Super League
-
Penalti Bernardeschi Bawa Bologna Bungkam Udinese, Posisi Klasemen Langsung Melejit
-
Gol Benjamin Sesko Bawa MU Tembus Empat Besar Liga Inggris Usai Tekuk Everton 1-0
-
Aksi Dini Hari Bupati Bogor Rudy Susmanto, Pimpin Korve Tambal Lubang Jalur Parung-Kemang
-
Kemensos Salurkan Bansos Rp2,56 Triliun untuk Korban Bencana di Pulau Sumatra
-
Waktu Sahur Sampai Jam Berapa? Ini Batas Akhirnya Menurut Ulama
-
Ogah Budaya Nonton di Bioskop Punah, James Cameron Jegal Netflix Caplok Warner Bros
-
Siapa Fikri Yanda? Getol Bela Dwi Sasetyaningtyas di Polemik Hina Status WNI
-
Jadwal Imsak dan Adzan Subuh Hari Ini 24 Februari 2026, Panduan Akurat dari Kemenag RI