PURWASUKA- Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan alias Iwan Bule tak henti-hentinya disindir dan dihujat warganet di Instagram pribadinya @mochamadiriawan84.
Sindiran dan hujatan tersebut buntut kekecewaan masyarakat kepada Iwan Bule atas tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur.
Warganet kembali kecewa dan lagi-lagi menyindir dan menghujat Iwan Bule usai Shin Tae-yong mengancam akan mundur dari jabatannya sebagai pelatih Timnas Indonesia. Jika Iwan Bule mundur dari PSSI.
Warganet ramai menduga Iwan Bule menggunakan Shin Tae-yong alias STY sebagai tameng agar dirinya tetap menjadi Ketua Umum PSSI.
“STY dijadikan tameng,” sindir warganet pemilik akun @hadifrmnz_ dilansir PURWASUKA dari Instagram @mochamadiriawan84 diunggah pada Jumat, 14 Oktober 2022.
“Keren pak punya kartu AS, STY,” sindir akun @langkahati_2.
“Kenapa sih harus orang-orang enggak jelas masuk jadi pengurus PSSI,” sindir akun @king_ponsel_malinau.
“Dipersilahkan anda untuk keluar,” sindir akun @ardosimorangkir.
Pada berita sebelumnya, pelatih Tim Nasional Indonesia STY mengancam mundur dari jabatannya jika Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan mundur.
Baca Juga: Hujan Disertai Kilat dan Angin Kencang Berpotensi di 8 Daerah Jawa Barat
“Seseorang yang sangat mencintai sepak bola Indonesia dengan kesungguhan hati dan memberikan dukungan penuh dari belakang agar sepak bola dapat berkembang adalah Ketua Umum PSSI. Menurut saya, jika Ketua Umum PSSI harus bertanggung jawab atas semua yang terjadi dan mengundurkan diri. Maka, saya pun harus mengudurkan diri, “ kata Shin Tae-yong dilansir PURWASUKA dari Instagram @shintaeyong7777 diunggah pada Rabu, 12 Oktober 2022.
Dalam pernyataannya tersebut, pelatih Timnas Indonesia STY tersebut menjelaskan terkait alasan rencana kemundurannya.
Menurutnya, jika Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan alias Iwan Bule mundur, maka sudah seharusnya dirinya mundur.
“Karena saya pikir jika terdapat kesalahan yang sama. Kita adalah 1 tim. Sepak bola tidak bisa sukses jika hanya performa 11 pemain inti saja yang bagus. Bukan juga hanya staf pelatih saja yang bagus,. Kita bisa mencapai kesuksesan ketika semuanya menjadi satu tim mulai dari pemain inti,pemain cadangan, staf pelatih, official, semua karyawan federasi termasuk ketua umum,” jelas dia.
Itulah filosofi sepak bola kata pelatih STY. Bagi dirinya sepak bola adalah salah satu olah raga yang tidak akan bisa menang dengan hanya 1 orang saja yang bagus kinerjanya.
“Saya dengan masyarakat Indonesia dapat mengembangkan sepak bola Indonesia bersama setelah saya datang ke Indonesia pada tahun 2022. Ini adalah prestasi atau hasil yang dibuat oleh para pemain, fans dan ketua umum PSSI yang memilih saya,” ucap dia.
Sangat disayangkan jia semua tanggung jawab dialihkan hanya kepada ketua umum PSSI. Ketua Umum PSSI, Iwan Bule dinilai telah mengembangkan sepak bola Indonesia secara keseluruhan .
“Pasti bisa juga mengatasi keadaan ini dengan baik. Saya pun akan berusaha lebih kerasa agar sepak bola Indonesia lebih maju lagi,” tambah dia.
“Sebagai penutup, sekali lagi saya ingin mengucapkan bahwa saya ingin memberikan dukungan penuh kepada para korban, keluarga korban dan seluruh masyarakat Indonesia,” sambung dia. ***
Berita Terkait
-
Asnawi Mangkualam Jadi Bulan-bulanan Warganet Usai Bela Iwan Bule
-
Shin Tae-yong Bela Habis-habisan Iwan Bule
-
Asnawi Mangkualam dan Shin Tae-yong Tak Ingin Iwan Bule Mundur dari PSSI
-
Shin Tae-yong Ancam Mundur Sebagai Pelatih Timnas Indonesia Jika Iwan Bule Angkat Kaki dari PSSI
-
PSI Desak Iwan Bule dan Irjen Pol Nico Afinta Segera Mundur dari Jabatannya
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Rokok dan Miras Ilegal Senilai Rp20,18 M Disita, Negara Terancam Rugi Rp11,81 M
-
Fenomena Slow Dating: Saat Gen Z Tidak Lagi Terburu-buru Menjalin Hubungan
-
Buron ke Singapura, Ini Tampang Bos THM Planet Batam yang Jadi Buruan Bareskrim dan Interpol
-
Rp660 Juta Digelontorkan Untuk Bangun Huntap Bencana Aceh
-
Tak Perlu ke Toko, Begini Cara Menjajal Galaxy Z Series dari Smartphone
-
KPK Diam-diam Periksa Pejabat Unsoed dan Pihak Swasta di Banyumas
-
Setelah 13 Hari Ditutup, Wisata Bromo Kembali Dibuka untuk Pengunjung
-
Emiten WSKT Selesaikan Bangunan Gedung Siti Baroroh Baried FIB UGM Rampung yang Bernilai Rp131 M
-
Mendagri 5 Hari Hadir di NTT: Pemerintah Pusat Enggak Akan Tinggal Diam, Kita 'Keroyok' Semua!
-
AI Ubah Cara Konsumen Cari Brand, Bisnis Dituntut Makin Adaptif