PURWASUKA - Insiden kerusuhan yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang usai pertandingan Arema FC melawan Persebaya masih menjadi duka mendalam bagi suporter Tanah Air.
Pada insiden kerusuhan itu, sebanyak 132 suporter meninggal dunia dan ratusan lainnya mengalami luka ringan hingga berat dan harus menjalani perawatan di rumah sakit.
Sejumlah suporter bola di Kabupaten Karawang mengaku masih sedih bila mengenang tewasnya ratusan orang pada insiden kerusuhan di Stadion Kanjuruhan.
Kelompok suporter Persib, Viking, dan Persebaya, Bonek Mania di Karawang mengatakan, insiden kerusuhan di Stadion Kanjuruhan itu merupakan peristiwa yang di luar dugaan.
Menurut Pembina Viking Karawang Ahmad Zamakhsyari alias Kang Jimmy mengatakan, dari peristiwa itu banyak hikmah yang bisa di petik oleh kelompok suporter lainnya.
“Semua itu memang unpredictable, tanpa diprediksi, tapi sudah selayaknya kita mengambil hikmah dalam kejadian tersebut,” katanya.
Dikatakannya, momentum insiden ini harus jadi pelajaran bagi semua kelompok suporter agar selalu bersama-sama tanpa melihat perbedaan tim mana yang di dukung.
“Momentum tragedi kanjuruhan harus dijadikan untuk menyadarkan semua kalangan,” katanya melansir dari pojoksatu.id.
Perkataan Kang Jimmy ini pun diamini juga oleh Ketua Viking Karawang Ray Kandika Abadi, Panglima Viking Karawang, Roni Bochunk dan Ketua Bonek Karawang, Asep.
Baca Juga: Minta Polri Hilangkan Friksi jika Ingin Bangkit, Mahmud MD: Kalau Nggak ya Susah
Mereka prihatin atas insiden kerusuhan tersebut dan berharap agar kejadian serupa tidak kembali terjadi di kemudian hari.
Ray sebagai Ketua Viking Karawang juga sempat mengulas kondisi Viking dan The Jak di Karawang.
Menurut Ray, sebelum dan sesudah tragedi Kanjuruhan, Viking dan The Jak di Karawang dalam situasi kondusif. Dia berharap situasi seperti ini terus dipertahankan sampai kapanpun.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Pelatih Indonesia All Stars Minta Pemain Jangan Minder Saat Tantang Aston Villa
-
Promo RI: Belanja Kebutuhan Harian di Farmers Market dan Pasarina Dapet Diskon Besar!
-
Raih Opini WTP BPK, Purbaya Klaim Jadi Bukti Fiskal Sehat
-
Mendiktisaintek Didesak Tindak Lanjuti Rekomendasi Irjen soal Dugaan Plagiasi Guru Besar Unsoed
-
Bayar Cicilan Kendaraan Pakai BRImo Bisa Dapat Cashback 10 Persen, Cek Syaratnya!
-
Bea Cukai Ungkap Penerimaan Negara dari Ekspor Sawit Pangkalan Bun Tembus Rp 1,74 Triliun
-
Sempat Sulitkan Timnas Indonesia, John Herdman Angkat Topi Buat Timor Leste
-
Investasi Rp1 Triliun, Jakarta Kembangkan Kawasan Peternakan Sapi Terintegrasi di Banten
-
Di Balik Kemenangan Gugatan MBG, Putusan MK Dinilai Sarat Kompromi Politik
-
Mahasiswa UGM Terangi Jalan Gelap Banyuwangi, Hadirkan Energi Bersih dan Ekonomi Sirkular