PURWASUKA - Produk jamu tradisional asal Kabupaten Purwakarta yakni Gentong Geulis mulai merambah pasar internasional dengan mengikuti pameran dagang skala internasional terbesar di Trade Expo Indonesia (TEI) 2022 di Indonesia Convention Exhibition Bumi Serpong Damai (ICE BSD), Tangerang.
Produk jamu tradisional yang identintik dengan kaum milinial dan kekinian itu terus berinovasi untuk merebut pasar domestik dan luar negeri.
Menurut Owner sekaligus CEO Gentong Geulis, Ita Sumanti, mengatakan, melalui berbagai kegiatan pameran yang melibatkan UKMM ini Gentong Geulis terus mengenalkan produknya kepada masyarakat.
"Dalam Trade Expo Indonesia 2022 ini, saya bareng dengan Komunitas Indonesia Export Chanel, disitu ada beberapa produk lainnya juga. Tujuan ikut event ini agar bisa langsung bertemu para buyer dari luar negeri serta juga belajar lebih baik lagi terutama dalam bidang ekport," katanya Pada Sabtu (22/10/2022).
Selain itu, kata dia, dalam kegiatan Trade Expo Indonesia 2022 dirinya juga bisa menjalin hubungan relasi baik sesama pengusaha rempah maupun pengusaha lainnya.
"Trade Expo Indonesia 2022 ini merupakan event besar tahunan dan event pertama setelah masa pandemi serta ini merupakan event terbesar yang pertama kali diikuti Gentong Geulis," ucap wanita yang terkenal murah senyum itu.
Ita mengaku, dalam ajang pameran dagang internasional yang akan menampilkan produk-produk andalan Indonesia kepada para pembeli dari mancanegara tersebut dirinya mendapatkan banyak Ilmu untuk mempromosikan Gentong Geulis.
"Di Trade Expo Indonesia 2022 ini sangat seru dan kita banyak belajar serta membuat kita semakin semangat dalam berkarya. Disini juga kita dapat arahan-arahan yang sangat positif dari para buyer luar negeri dan juga trader-trader pemerintah kita yang membantu menyalurkan serta memberi masukan bagus tentunya kepada kita,” ungkapnya.
Ita menyebut, dengan mengikuti Trade Expo Indonesia 2022 dirinya jadi mengetahui negara tujuan sebagai lokasi utama dalam berpromosi, UMKM dapat fokus melakukan promosi ke negara potensial ekspor, membuat marketing dan promosi tepat sasaran.
Baca Juga: Hasil Liga Prancis, Sabtu (22/10); PSG Menang Telak, Marseille Takluk dari Lens
"Walaupun banyak yang sejenis dengan Gentong Geulis disini, tapi semua memiliki citarasa dan karakter masing-masing. Harapan saya semoga negara-negara yang memang menjadi target kita yang di negaranya mereka membutuhkan produk dari jenis produk yang kita miliki. Karena kita sadar, Trade Expo ini salah satu program yang konkrit. Banyak terjadi di sini deal-deal yang nyata," tutur Ita.
Dirinya berharap, dengan mengikuti Trade Expo Indonesia 2022 tersebut produk Gentong Geulis lebih dikenal masyarakat luas dan membuat produk asli Purwakarta ini dikenal Dunia.
"Terima kasih sekali kepada penyelenggara dan pemerintah yang telah menghadirkan event luar biasa ini dan semoga Gentong Geulis juga semakin bisa meluas lagi serta laris di kancah Internasional,” Ungkap Ita.
Ita mengungkapkan, Gentong Geulis diproduksi di Kecamatan Plered, Kabupaten Purwakarta yang menggunakan rempah-rempah ditanam di Purwakarta, diolah dan dikemas di Purwakarta, serta keseluruhan proses produksinya dilakukan oleh warga Purwakarta.
"Artinya, Gentong Geulis ini benar-benar produk UKM asli Purwakarta. Meski baru setahun berdiri dan dipasarkan, namun Gentong Geulis memiliki pelanggan dari berbagai wilayah di Indonesia," tegasnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran
-
Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo
-
Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan
-
Perempuan Belanda Ini Kritik Pedas Pemain Keturunan Indonesia, Ada Apa?
-
Dari Paskibraka hingga Penerjun, Prabowo Jamu Petugas Upacara HUT RI di Hambalang
-
PHR Zona 4 Perkuat Budaya HSSE, Keselamatan Kerja Jadi Prioritas Operasi Hulu Migas
-
Bukan Klaim! KPK Punya Bukti Kerugian Negara Rp622 Miliar di Kasus Korupsi Kuota Haji
-
Tak Hanya Muara Enim! KPK Temukan Pola Lobi BPK Demi WTP di PALI dan Empat Lawang
-
Kuota Internet Tak Lagi Hangus, Siapa yang Harus Menanggung Beban Biaya dan Kapasitas Jaringan?
-
Senjata Canggih Tak Cukup Jaga Kedaulatan RI! Ada 3 Hal yang Wajib Diperkuat Prabowo