PURWASUKA– Herry Dermawan, anggota DPRD Jawa Barat asal Fraksi PAN berharap adanya pemantauan peredaran obat-obatan yang mengandung senyawa kimia pemicu gagal ginjal akut di Jawa Barat.
Pemantauan tersebut penting dilakukan kata Herry Dermawan, untuk memastikan tidak ada lagi obat-obatan yang mengandung senyawa kimia pemicu gagal ginjal akut atau Akut Progresif Atipikal alias Acure Kidney (AKI) setelah BPOM menginstruksikan penarikan obat-obatan bahaya tersebut.
“Saya kira pengawasan atau pemantauan penting ya, khususnya di daerah-daerah untuk memastikan obat bahaya tersebut tidak beredar lagi,” kata Herry Dermawan, Bandung, Sabtu, 22 Oktober 2022.
Jangan Sampai ada stok dari produsen, distributor, apotek hingga toko-toko obat skala besar atau kecil di daerah, khususnya di Jabar.
Apalagi kata Herry Dermawan, tidak semua masyarakat mengerti terkait obat-obatan yang dilarang dikonsumsi tersebut.
“Saya khawatir karena tidak semua masyarakat itu paham soal gagal ginjal akut pada anak, atau soal obat-obatan yang sudah dilarang dikonsumsi karena picu gagal ginjal. Sehingga malah mengonsumsi obat yang dilarang tersebut,” kata dia. ***
Berita Terkait
-
Menkes Umumkan Gagal Ginjal Akut Capai 245 Kasus, Kematiannya Capai 57,6 Persen
-
BPOM Rilis Hasil Investigasi Obat Sirup, Ini Daftar yang Boleh Digunakan
-
7 Anak Gagal Ginjal Akut Masih Dirawat di RSUP M Djamil Padang, Begini Kondisinya
-
Fraksi Gerindra DPR: Menkes akan Dipanggil untuk Dimintai Penjelasan Kasus Gagal Ginjal Akut
-
Saat Ditangkap Polisi, Pelaku Penusukan Bocah Perempuan di Cimahi Sedang Tidur: Dijerat dengan Hukuman Mati
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
5 Sepatu Slip On Lokal Terbaik yang Anti Ribet dan Nyaman untuk Jalan Kaki Menurut Reviewer
-
Disdik Sulsel Dukung Kantin Sekolah Kelola MBG
-
Bukan Sekadar Nama! Ini 8 Julukan Unik Timnas Peserta Piala Dunia 2026
-
Kapal Mulai Keluar Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melemah
-
Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan
-
Generasi Muda Makin Ramai Masuk Bisnis Waralaba, Mengapa Sektor F&B hingga Ritel Jadi Favorit?
-
Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa
-
Lolos dari Lubang Jarum, Ekuador Tebas Jerman dan Melaju ke Babak 32 Besar
-
LPS Pastikan Keamanan Tabungan, Ratusan Juta Rekening Dijamin hingga Rp2 Miliar
-
Zulhas Respons Keluhan Mitra MBG, Janji Libatkan dalam Perumusan Kebijakan