PURWASUKA-Dua (2) kabupaten dan kota di Jawa Barat masuk dalam siaga bencana banjir dan longsor dampak dari hujan lebat disertai kilat dan angin kencang.
Dua kabupaten dan Kota Jawa Barat yang masuk dalam siaga bencana banjir dan longsor tersebut yakni, Kabupaten Sumedang dan Kuningan.
Hal ini sebagaimana dalam rilis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pusat terkait dampak hujan di Jawa Barat.
Prakiraan dampak hujan lebat wilayah Jawa Barat yang dirilis BMKG pusat tersebut berlaku hari ini (Selasa, 25 Oktober 2022).
Oleh sebab itu Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisikapusat mengimbau masyarakat Jawa Barat berhati-hati saat beraktivitas di luar rumah.
Khususnya di 2 kabupaten yang masuk level siaga banjir dan longsor serta ancamana bencana hidrometeorologi lainnya.
Berikut kabupaten dan kota yang berpotensi dilanda bencana dampak dari hujan lebat diantaranya;
Level Siaga
1. Kabupaten Sumedang
2. Kabupaten Kuningan. ***
Baca Juga: Video Lawas Ariel Noah dan Cut Tari Saat Bacakan Penghargaan, Komen Netizen : Awal Terjadi Mahakarya
Sumber:
BMKG Pusat
Berita Terkait
-
Waspada 16 Kabupaten dan Kota di Jawa Barat Berpotensi Hujan Disertai Kilat dan Angin Kencang, Simak Dimana Saja
-
Sepekan ke Depan Cuaca Ekstrem Berpotensi Landa Jatim, Mulai Puting Peliung, Hujan Es sampai Badai
-
Kemarin Kali Lamong di Kawasan Gresik Meluap Lagi, Sejumlah Desa Terendam
-
Cuaca Hari ini, Sepanjang Hari Hujan di Sebagian Wilayah Jawa Barat
-
3 Orang Warga Meninggal Akibat Tertimbun Longsor di Pasirdatar Sukabumi
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026