PURWASUKA - Pemerintah Kabupaten Karawang berkomitmen menekan angka kasus stunting di wilayah. Untuk merealisasikan hal tersebut diperlukan kolaborasi dan sinergisitas semua elemen di Kabupaten Subang.
Wakil Bupati Subang, Agus Masykur Rosyadi mengatakan, hingga saat ini pihaknya terus mengajak kolaborasi dan sinergisitas semua elemen masyarakat dalam upaya percepatan penuruan kasus stunting.
"Kolaborasi dan sinergitas sangat dibutuhkan untuk mengatasi penurunan kasus stunting," katanya pada Senin (7/11/2022).
Dia menerangkan, upaya ini diejawantahkan dengan dibentuknya Tim Percepatan Penurunan Stunting sebagai wadah koordinasi. Tujuannya untuk menjadikan Kabupaten Subang zero stunting.
Hal tersebut pun berbuah manis, hingga Agustus 2022 kasus stunting di wilayahnya tinggal dua persen lagi. Dari sebelumnya yang mencapai 2,06 persen.
"Jadi kita semua harus terus berupaya mewujudkan penurunan stunting," ucap Agus melansir dari Antara.
Menurut dia, kolaborasi dan sinergitas seluruh elemen bangsa sangat diperlukan guna mewujudkan generasi bebas stunting untuk "generasi emas" tahun 2045.
Dia menargetkan tahun 2024, kasus stunting di Subang sudah selesai. Sehingga Subang menjadi new zero stunting.
Kepala Dinas Kesehatan Subang, Maxi, menyampaikan kalau Subang merupakan daerah yang sangat berkembang dengan potensi masuknya industri.
Baca Juga: Kiky Saputri Bungkam Haters dengan Transfer Duit, Haters: Jujur Aku Fans Banget Sama Kakak
Seiring dengan itu, dibutuhkan sumber daya manusia yang lebih tangguh, andal dan berdaya saing. Untuk mewujudkan hal itu, maka perlu dilakukan penanganan stunting secara serius.
"Kita harus berjuang keras untuk menurunkan angka stunting untuk menyiapkan SDM unggul. Sehingga saat Subang berkembang tidak diisi oleh SDM dari daerah luar,” pungkas Maxi.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Makna Lagu Bon Jovi 'Livin' on a Prayer' Menggema usai Brasil vs Haiti
-
Pemerintah Siapkan Rp815 Miliar untuk Program Kompor Listrik, Upayakan Tidak Impor
-
Gondol Rp322 Juta Lewat Pinjaman Fiktif, Eks Kolektor Koperasi di Pringsewu Tertangkap Jadi Satpam
-
Five Nights at Freddys 3 Mulai Digarap, Gandeng Penulis Film It Follows
-
4 Rekomendasi Exfoliating Cleanser Lokal untuk Wajah Bersih Maksimal
-
Diproduksi Lionsgate, Film Terbaru The Blair Witch Project Tayang pada 2027
-
Fakta di Balik Kasus Yuvita: Mengapa Penyiksaan 3 Tahun Bisa Terjadi Tanpa Diketahui Warga?
-
Alasan Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator ke LPSK Meski Ditolak Kejagung
-
Dua Peserta Meninggal, Pakar UGM Desak Latihan Militer SPPI Dihentikan!
-
5 Warna Cat Kamar Terbaik Menurut Psikologi, Bikin Pikiran Lebih Tenang