PURWASUKA - Wirafi Achmad Zaki siswa SMA Negeri 1 Purwakarta meraih 1 medali emas pada cabang olahraga menembak gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XIV Jawa Barat.
Putra kedua dari pasangan Kapten Arm Witopo dan Sri Widiastuti itu sukses meraih medali emas untuk Kabupaten Purwakarta dalam cabang olahraga menembak pada kelas Individual Air Rifle Junior.
Kecintaannya pada olahraga menembak dimulai sejak Wirafi Achmad Zaki duduk di bangku kelas 1 Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan saat ini dia sudah mengukir banyak prestasi dari olahraga tersebut.
Diakuinya, porsi latihan dilakukan pemuda yang akrab disapa Wirafi itu hampir setiap hari sepulang sekolah. Memiliki kedua orang tua yang amat mendukung, menjadikan Wirafi bersemangat dalam menjalani setiap aktivitasnya. Suka duka dilalui Wirafi sebagai pelajar sekaligus atlet menembak.
"Sukanya menjadi atlet menembak karena latihan yang terlalu berat, dan Alhamdulillah saat ini bisa mendapatkan emas di Porprov XIV Jawa Barat jadi mengharumkan sekolah dan Kabupaten Purwakarta," Ucap Wirafi, saat dihubungi, Rabu (9/11/2022).
Bukan dengan mudah mendapatkan hasil yang maksimal, Wirafi memiliki trik sendiri dalam menghadapi setiap perlombaan.
"Musuh terbesar bagi saya adalah diri sendiri. Bagaimana melawan rasa takut, nervouse, tetap tenang dan optimis, terutama fisik yang harus benar-benar kuat," ungkapnya.
Wirafi berharap akan terus bisa mengharumkan nama kedua orang tua, sekolah, Kabupaten Purwakarta Jawa Barat, bahkan ke tingkat dunia. Dengan begitu dia tetap semangat menggali ilmu dan latihan yang penuh kerja keras.
Dia memiliki cita-cita ingin melanjutkan pendidikan di TNI agar bisa terus menembak sesuai dengan hobi dan passionnya.
Baca Juga: Koalisi Pendukung Anies Bantah Retak Dengan PKS, Demokrat: Kami Solid Semua, Cakap-cakap Terus
Keberhasilan anak tak lepas dari dukungan serta doa orang tua, hal itu lakoni Kapten Arm Witopo dan Sri Widiastuti yang terus mendukung Wirafi Achmad Zaki anak keduanya tersebut menjadi atlet menembak di Kabupaten Purwakarta.
Terpisah, menurut ayahnya, Kapten Arm Witopo, Wirafi telah berlatih menembak sejak kelas 1 SMP. Sebelum sampai pada even Porprov XIV Jawa Barat, Wirafi membangun prestasinya dari bawah.
"Sebagai orangtua, mendukung bakat dan minat anak adalah kewajiban. Bentuk dukungan bisa beragam cara, salahsatunya mendampingi Wirafi saat berlatih hingga memberikan semangat dan dukungan saat Kejuaraan seperti sekarang ini," ucap pria yang menjabat Danramil Plered itu.
Witopo menambahkan, anaknya punya semangat dan ketekunan dalam berlatih, saat diberikan materi latihan yang berat dia juga jarang mengeluh.
"Wirafi ini memiliki semangat yang tinggi. Sejak SD sudah mengikuti kegiatan Paskibraka sampai ia kini duduk di bangku SMA," ucapnya.
Witop juga tak bermaksud mengarahkan putranya sebagai atlet. Sebab, dukungan yang sama juga akan ia berikan jika Wirafi nantinya lebih tertarik untuk meraih prestasi lain.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Senin Terasa Berat Setelah Libur Panjang? Ini Fenomena Bare Minimum Monday yang Lagi Viral
-
Utang Puasa atau Syawal Dulu? Ini Jawaban Ulama yang Banyak Dicari Umat Muslim
-
Tren Baru Pasca Lebaran: Loud Budgeting, Cara Jujur Ngaku Lagi Bokek Tanpa Malu
-
Hingga Malam Ini, 1,1 Juta Pemudik Padati Bakauheni, Kendaraan Ikut Melonjak
-
PP Tunas Mulai Diterapkan, Banyak Kasus Anak Berawal dari Medsos Tanpa Pengawasan
-
Sinopsis Film Emmy, Angkat Kisah Emmy Saelan: Pahlawan Perempuan Makassar
-
ASN Jawa Timur Resmi WFH Setiap Hari Rabu, Kenapa Pilih di Tengah Pekan Ya?
-
Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia
-
Dari Nostalgia Rasa ke UMKM Sukses, D'Kambodja Heritage Tumbuh Bersama Dukungan BRI
-
Menghidupkan Kenangan Lewat Rasa, D'Kambodja Jadi Ikon Kuliner Semarang Berkat Dukungan BRI