PURWASUKA - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Purwakarta terus berupaya menekan angka pengangguran di wilayahnya. Sejumlah program pelatihan pun disiapkan untuk menekan angka pengangguran.
Kadisnakertrans Kabupaten Purwakarta, Didi Garnadi mengatakan, angka pengangguran di Kabupaten Purwkarta yakni 49.927 orang atau 10,7 persen dari jumlah angkatan kerja. Menurutnya, angka tersebut masih cukup tinggi untuk Kabupaten Purwakarta.
“Kalau melihat prosentase memang masih cukup tinggi ya. Dari data yang kita punya berdasarkan pendaftar kartu kuning total angkatan Tenaga Kerja (Naker) jumlahnya sebanyak 438.371 orang Naker. Sementara angka pengangguran dikisaran 10,7 % dari total angkatan tenaga kerja yang mencapai 438.371 atau ada sekitar 49.927 orang Naker yang belum punya pekerjaan tetap (nganggur),” ucapnya, Selasa (15/11/2022).
Meski demikian, pihaknya terus berupaya untuk menekannya. Salah satu caranya dengan menyiapkan sejumlah program pelatihan yang bisa diikuti oleh para pencari kerja.
Disebutkan Didi, jumlah program pelatihan kerja ini mencapai 21 paket yang anggarannya diperoleh dari pemerintah pusat.
“Pada tahun 2022 ini, Kami (Disnakertrans Purwakarta-red) punya program pelatihan yang anggarannya diperoleh dari pemerintah pusat. Ada 21 paket pelatihan yang dilaksanakan di Balai Latihan Kerja (BLK) Purwakarta. Pelatihan itu dibidang garmen, digital marketing, perbengkelan motor dan lainnya,” katanya.
Menurutnya, dengan program pelatihan ini diyakini bisa menekan angka pengangguran di Kabupaten Purwakarta. Diharapkan juga, para pencari kerja setelah mengikuti program pelatihan ini bisa memiliki daya saing dan terampil dalam bekerja.
“Dengan pelatihan yang kita laksanakan itu diharapkan menghasilkan tenaga trampil yang punya daya saing dan tidak terbelenggu hanya mencari kerja diperusahaan-perusahaan yang terbatas. Ini salah satu solusi yang kami upayakamn untuk menekan dan mengurangi angka pengangguran tersebut,” katanya mengutip dari trendpurwakarta.com.
Selain itu, Disnakertrans juga sedang mengembangkan pelatihan di bidang pertanian untuk menjadi tenaga petani milenial. Ada juga program pengelolaan sampah di desa-desa yang bisa menghasilkan pendapatan kepada tenaga kerja pengelola sampah yang tidak mendapat pekerjaan dibidang formla.
Baca Juga: Apa Itu Bully-Proof? Cara agar Anak Tidak Menjadi Korban atau Pelaku Bullying
“Saat ini kami butuh orang yang mau di didik untuk menjadi tenaga dibidang pengemudi Forklip. Kalau ada yang berminat silahkan daftarkan segera ke Disnakertrans,” pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik
-
100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri
-
Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping
-
Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda
-
Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus
-
Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?
-
Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026
-
Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement