PURWASUKA - Barang bukti dari 48 perkara berbagai tindak pidana dimusnahkan Kejaksaan Negeri (Kejari) Purwakarta di Halaman Kantor Kejari Purwakarta, Jalan Siliwangi, Kabupaten Purwakarta, Selasa (15/11/2022).
Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Purwakarta, Rohayatie mengatakan, seluruh barang bukti yang dimusnahkan tersebut sudah memiliki kekuatan hukum tetap (Inkracht) berdasarkan putusan hakim pengadilan.
"Barang bukti yang dimusnahkan merupakan hasil dari penanganan perkara selama periode Mei sampai dengan November 2022," ucap wanita yang akrab disapa Empok Atie itu saat ditemui usai pemusnahan barang bukti.
Ia merinci, dari 48 perkara, ada sebanyak 39 perkara tindak pidana narkotika, 2 perkara tindak pidana kesehatan dan 7 perkara tindak pidana umum lainnya.
"Untuk perkara narkotika yang dimusnahkan dengan jumlah barang bukti ganja seberat 1.613 gram, untuk narkotika jenis sabu seberat 124 gram dan barang bukti jenis tembakau sintetis seberat 34,5 gram. Sedangkan untuk tindak pidana kesehatan yang di musnahkan ada sebanyak 2.270 butir hexymer," ucap Mpok Atie.
Untuk pemusnahan barang bukti pidana umum lainnya, lanjut dia, ada dua buah obeng, dua buah cangkul, dua buah tali kabel, sebuah gunting, sebuah kunci T, sebuah selang, sepasang plat nomor, sebilah celurit dan sebilah golok.
Mpok Atie menyebut, untuk narkotika jenis sabu dan hexymer dimusnahkan dengan cara diblender dengan campuran air. Kemudian, untuk narkotika jenis ganja serta barang bukti lainnya dimusnahkan dengan cara dibakar.
"Untuk pemusnahan barang bukti pidana umum lainya di hancurkan menggunakan gerinda dan palu," jelasnya.
Mpok Atie menambahkan, kegiatan pemusnahan barang bukti narkotika ini juga merupakan upaya Kejaksaan Negeri Purwakarta dalam mendukung program pemerintah meminimalisir dan mengantisipasi maraknya peredaran Narkoba.
Baca Juga: KTT G20 2022 Bali Cetak Sejarah: Joe Biden-Xi Jinping Mesra hingga Undang Uni Afrika
"Pemusnahan barang bukti ini sebagai bentuk transparansi informasi publik serta menjalin sinergi antara pemerintah dan masyarakat. Selain itu kegiatan ini juga sebagai upaya Kejari Purwakarta dalam mewujudkan penyelenggaraan negara yang baik, yaitu transparan, efektif dan efisien, akuntabel, serta dapat dipertanggungjawabkan," tegasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Tekan Angka Pengangguran, Disnakertrans Purwakarta Siapkan Program Pelatihan Untuk Para Pencaker
-
Denise Chariesta Sindir Cerita Lama yang Tertutup, Kisah Mbak Bulan yang Gagal Menikah Karena Ketahuan Open BO oleh Calon Mertua, Selain Video Asusila
-
Rehabilitasi Sabu-Sabu, Nia Ramadhani dan Andi Bakrie Menangis Bersama
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup
-
Maeve Glass Emak-emak yang Kini Jadi Bagian dari Timnas Indonesia, Rekam Jejaknya Luar Biasa
-
Pelangi di Mars, Film Anak yang Tak Sekadar Menghibur tapi Menyalakan Imajinasi
-
5 Minuman Alami Penghancur Lemak Setelah Makan Opor Ayam dan Rendang
-
5 Buah Penurun Kolesterol Paling Cepat dan Ampuh, Solusi Sehat Setelah Lebaran
-
Bolehkah Puasa Syawal 3 Hari Saja? Jangan Sampai Salah, Ini Penjelasan Lengkapnya
-
Viral Guru Ngaji Banting Murid di Probolinggo, Buntut Mobil Tergores Sepeda
-
Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM
-
3 Alasan Pelangi di Mars Panen Kritik, Penggunaan AI hingga Dialog Usang Jadi Sorotan
-
Inovasi Keuangan Digital yang Dorong Perusahaan Lokal Indonesia Naik Kelas