PURWASUKA - Gelaran Piala Dunia Qatar 2022 resmi dibuka pada 20 November 2022 kemarin. Tak sedkit orang yang tidak bertanggung jawab memanfaatkan hal itu untuk malakukan judi bola.
Diketahui, judi bola sendiri dalam agama islam dilarang oleh Allah SWT. Judi bola atau taruhan berupa harta benda diharamkan.
Sebab hal ini tentu merugikan kedua pihak. Makanya judi bola sangat dilarang dalam Islam. Ini selaras dengan QS. Al Maidah: 90
Artinya: "Sesungguhnya (meminum) khamar, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah termasuk perbuatan syaitan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan”
Dalam ayat yang sudah jelas dan tak terbantahkan itu, Allah telah menegaskan bahwa perjudian dan meminum khamr atau minuman keras adalah sesuatu yang sangat diharamkan.
Namun, apa kalian tau dampak negatif judi bola? Simak:
1. Penyebab Depresi - Saat Kamu mempertaruhkan uang apalagi secara berlebihan, saat itu juga Kamu akan lebih mudah dilanda stres, cemas, dan tertekan.
Ini juga bisa membuat tidur, berpikir, dan memecahkan masalah menjadi lebih sulit untuk dilakukan. pikiran kamu akan selalu tertuju pada jumlah angka yang dipertaruhkan.
2. Meningkatkan Risiko Bunuh Diri - Angka bunuh diri meningkat lebih tinggi pada orang-orang yang berjudi.
Baca Juga: Puji Ekonomi Indonesia di Antara Anggota G20, Jokowi: Coba Bandingkan dengan Negara Lain
Mereka yang paling mungkin mencoba bunuh diri adalah yang juga memiliki masalah kesehatan mental, seperti depresi, atau yang menggunakan alkohol serta obat-obatan terlarang. Dan semua masalah itu ada dalam diri seorang penjudi.
3. Pencurian Data. - Bagi kamu yang melakukan judi bola secara online, Kamu mesti waspada, karena risiko pencurian data sangat besar terjadi saat mengakses situs judi bola.
Pasalnya, di tengah maraknya isu penjualan data, bisa saja data kamu digunakan untuk kepentingan yang tidak semestinya, Situs judi bola pasti mengharuskan kamu mengisi alamat email dan nomor rekening bank untuk mentransfer uang jika Kamu menang, pencurian data ini sangat rentan terjadi.
4. Memicu Tindakan Kriminal - Awal kamu berjudi online pasti akan terbuai dengan iming-iming hadiah dalam jumlah yang banyak. namun, kecanduan menjadi momok utama buat Kamu yang sudah keseringan bermain judi bola online.
Dari beberapa kasus, bila uang yang dipertaruhkan sudah habis, maka kecenderungan untuk menghalalkan berbagai cara agar mendapatkan suntikan modal bisa dilakukan.
Kalau sudah seperti ini, para penjudi akan berpotensi melakukan tindakan kriminal, seperti mencuri uang, berutang, atau menjual barang berharga milik orang lain.
5. Dosa - Dengan segala dampak negatif yang kamu rasakan, tentu bermain judi, termasuk judi bola online, terhitung sebagai perbuatan dosa. Hal ini diakui oleh semua agama, tak terkecuali.
Judi mungkin memang menguntungkan bila menang, tetapi itu adalah cara mengambil uang orang lain dengan tidak semestinya.
Walaupun banyak kalangan menganggap kegiatan ini hanya untuk hiburan semata, tetapi ternyata banyak juga hal negatif yang didapatkan.***
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Gagal Masuk Negeri? Jangan Cemas, 800 Lebih Sekolah Swasta di Banten Kini Gratis
-
12 Kali Raih WTP, Mengapa BPK Masih Minta Sumsel Benahi Sejumlah Hal?
-
6 Fakta Penangkapan Pelaku Pembacokan Maut di Kebon Pedes
-
Puasa 1 Muharram, Sunnah atau Sekadar Tradisi? Ini Niat dan Penjelasan Ulama
-
6 Fakta Nasib Pedagang Usai Pembongkaran Kios Ilegal di Jalur Puncak
-
Di Balik Gemerlap Podium, Nasib Atlet Indonesia Masih Terkatung-katung
-
Korban Terus Bertambah, Dugaan Penipuan Rp1,4 Miliar yang Seret Ibu Bhayangkari Bikin Heboh
-
7 Poin Penting di Balik Tuntutan Soal BBM dan Program MBG
-
Sudah Dapat Rp10 Juta, Pedagang Puncak Tetap Merana: Modal Segitu Mana Cukup
-
PTBA Uji Biomassa Kaliandra Merah untuk Kurangi Emisi Karbon dan Dukung Transisi Energi