PURWASUKA- Peringatan dini tiga harian wilayah Jawa Barat kembali dirilis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Jabar.
Dalam rilis peringatan dini tiga harian BMKG tersebut disebutkan beberapa wilayah Jawa Barat berpotensi hujan disertai kilat dan angin kencang.
Peringatan dini berupa potensi hujan disertai kilat dan angin kencang di beberapa wilayah Jawa Barat yang disampaikan BMKG pusat tersebut berlaku untuk tiga hari kedepan.
Berikut wilayah di Jawa Barat yang berpotensi diguyur hujan sedang hingga lebat disertai kilat dan angin kencang diantaranya:
Peringatan Dini BMKG Berlaku Selasa 22 November 2022
1. Kabupaten dan Kota Bogor
2. Kota Depok
3. Kabupaten Bekasi
4. Kabupaten Cianjur
5. Kabupaten Sukabumi
6. Kabupaten Purwakarta
7. Kabupaten Karawang
8. Kabupaten Subang
9. Kabupaten Bandung
10. Kabupaten Sumedang
11. Kabupaten Majalengka
12. Kabupaten Indramayu
13. Kabupaten Garut
14. Kabupaten dan Kota Tasikmalaya
Peringatan Dini BMKG Berlaku Rabu 23 November 2022
1. Kabupaten dan Kota Bogor
2. Kota Depok
3. Kabupaten dan Kota Sukabumi
4. Kabupaten Cianjur
5. Kabupaten dan Kota Bandung
6. Kota Cimahi
7. Kabupaten dan Kota Bekasi
8. Kabupaten Karawang
9. Kabupaten Subang
10. Kabupaten Purwakarta
11. Kabupaten Majalengka
12. Kabupaten Sumedang
13. Kabupaten Kuningan
14. Kabupaten dan Kota Cirebon
15. Kabupaten Indramayu
16. Kabupaten Garut
17. Kabupaten dan Kota Tasikmalaya
18. Kota Banjar
19. Kabupaten Ciamis
Peringatan Dini BMKG Berlaku Kamis 24 November 2022
1. Kabupaten dan Kota Bogor
2. Kota Depok
3. Kabupaten dan Kota Sukabumi
4. Kabupaten Cianjur
5. Kabupaten dan Kota Bandung
6. Kabupaten Bandung Barat
7. Kota Cimahi
8. Kabupaten dan Kota Bekasi
9. Kabupaten Karawang
10. Kabupaten Subang
11. Kabupaten Purwakarta
12. Kabupaten Majalengka
13. Kabupaten Sumedang
14. Kabupaten Kuningan
15. Kabupaten dan Kota Cirebon
16. Kabupaten Indramayu
17. Kabupaten Garut
18. Kabupaten dan Kota Tasikmalaya
19. Kabupaten Pangandaran
20. Kota Banjar
21. Kabupaten Ciamis ***
Berita Terkait
-
Gempa Cianjur Jadi Bahan Tertawaan Anggota DPR RI, Netizen Emosi: Orang Tidak Punya Kapasitas!
-
Sosok Roberth Rouw, Anggota DPR yang Tertawakan Gempa Cianjur di Hadapan Kepala BMKG
-
Media Internasional Sebut Gempa Cianjur Terbilang Dahsyat, Ini Sebabnya
-
Kisah Seorang Ibu di Cianjur yang Nekat Terjang Reruntuhan untuk Selamatkan Anaknya yang Tertimpa Atap Rumah
-
Adik Dinar Candy Masih Hilang, Ini Cara Mengetahui Kondisi Korban Gempa Cianjur
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123
-
BRI dan Kementerian UMKM Perkuat Pembiayaan KUR, Dorong UMKM Bandung Naik Kelas
-
Rambah Hutan Lindung di Batam, PT GTP Jadi Tersangka Korporasi
-
Truk LPG Hantam 11 Kendaraan di Kota Bandung, Pesepeda Wanita Meninggal Dunia
-
TNI Masuk MBG, Aktivis Kritik Pendekatan Militer: Bukan Situasi Perang