PURWASUKA – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Jawa Barat, Dedi Taufik mengatakan realisasi pajak mencapai Rp15,62 triliun atau naik 79,07 persen dari target murni tahun 2022 yakni, Rp19,75 triliun.
Realisasi pajak sampai September 2022 tersebut terdiri dari PKB sebesar R.6,63 triliun atau 78,61 persen dari target murni yakni, Rp8,44 triliun. BBNKB sebesar Rp4,34 triliun atau 80,49 persen dari target murni, Rp5,40 triliun.
“Realisasi PBBKB sebesar Rp2,11 triliun atau 85,04 persen dari target murni sebesar Rp2,49 triliun,” kata Dedi Taufik, Bandung, Rabu, 21 Desember 2022.
Selain itu, realisasi Pajak Air Permukaan atau PAP diangka Rp55,59 miliar atau 50,54% dari target murni yakni, Rp110 miliar.
“Realisasi pajak rokok sebesar Rp2,46 triliun atau 74,35 dari target murni sebesar Rp3,15 triliun,” tambah dia.
Berdasarkan realisasi penerimaan tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Barat menargetkan pajak di 2023 diangka Rp21,30 triliun, naik Rp1,54 triliun atau 7,81 persen dari target murni tahun 2022 yakni Rp19,75 triliun.
Untuk jenis pajak dan rinci target realisasinya, target PKB untuk 2023 diangka Rp8,89 triliun atau naik sebesar Rp451,90 miliar atau naik 5,35 persen dari target murni 2022 yaki, 8,44 triliun.
Untuk target BBNKB di 2023 Rp6,20 triliun, naik sebesar Rp805,36 miliar atau 14,91% dari target murni 2022 sebesar Rp.5,40 triliun.
Sedangkan PBBKB ditargetkan sebesar Rp2,65 triliun, naik sebesar Rp160,84 miliar atau naik 6,46% dari target murni 2022 yakni, Rp2,49 triliun.
Baca Juga: Persib vs Persita, Pangeran Biru Kenakan Jersey Ketiganya Untuk Pertama Kali di Liga 1
“Rencana target pajak air permukaan Rp150 miliar, naik Rp40 miliar atau naik 36,36% dari target murni 2022 sebesar Rp110 miliar,” kata dia.
Sementara rencana target pajak rokok di 2023 diangka Rp3,39 triliun, naik Rp84,54 miliar atau 2,55% dari target murni 2022 sebesar Rp3,31 triliun.***
Berita Terkait
-
Target Penerimaan Pajak Pemprov Jabar 2023 Naik 7,81 Persen, Begini Kata Thoriqoh Nasrullah Fitriyah
-
Bapenda Jabar: Target Penerimaan Pajak Jawa Barat Naik 7,81 Persen Dari Target Murni 2022
-
Penunggak Pajak Kendaraan Tinggi, Thoriqoh Nashrullah Fitriyah Minta Sosialisasi Taat Pajak Digencarkan
-
Penunggak Pajak Kendaraan alias KTMDU Tinggi di Jawa Barat, Begini Kata Thoriqoh Nasrullah Fitriyah
-
4,7 Kendaraan di Jawa Barat Menunggak Pajak, Bapenda Jabar Sebut Terbanyak di 3 Kabupaten Ini
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Paling Murah, Performa Handal Multitasking Lancar
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Empang Baru Melaju sebagai Desa Produktif Berbasis Kolaborasi dan Inovasi
-
Sinergi Warga dan BRI Bawa Desa Empang Baru Kian Berdaya Saing
-
Ekosistem Usaha Terintegrasi, Empang Baru Jadi Desa Ekonomi Mandiri
-
Sentuhan Program Desa BRILiaN Percepat Kemajuan Empang Baru
-
Desa Empang Baru Perkuat Ekonomi Lewat Bantuan BRI dan Digitalisasi Keuangan
-
BUMKam Mekar Sari Jadi Motor Penggerak Ekonomi Desa Empang Baru
-
Dari Ting Ting Jahe hingga Kerambah Apung, Empang Baru Kian Produktif Bersama BRI
-
Kolaborasi dan UMKM Dorong Kebangkitan Ekonomi Desa Empang Baru
-
Desa Empang Baru Tumbuh Dinamis Lewat Ragam Usaha dan Kolaborasi Warga
-
Terus Bergeliat, Pemberdayaan BRI Ungkit Perekonomian Desa Empang Baru