PURWASUKA–– Thoriqoh Nasrullah Fitriyah, anggota DPRD Jawa Barat dari Fraksi PAN menilai target penerimaan pajak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar terlalu tinggi.
Ditargetkan tinggi mencapai Rp21,30 triliun, Thoriqoh Nasrullah Fitriyah justru khawatir pajak yang ditargetkan Pemprov Jabar tersebut tidak terealisasi, dan berujung realokasi anggaran.
“Pajak tahun 2023 yang ditargetkan Pemprov Jawa Barat diangka Rp21,30 triliun cukup tinggi ya. Naik 7,81 persen atau Rp1,54 triliun dari target murni tahun 2022, Rp19,75 persen,” kata Thoriqoh Nasrullah Fitriyah, Bandung, Rabu, 21 Desember 2022.
“Iya hati-hati saja, target pajaknya memang optimis tetapi harus disesuaikan dengan kondisi ekonomi. Iya mudah-mudahan bisa mencapai target,” harap dia.
Mengingat target pajak di 2023 naik 7,81 persen, politisi asal Partai Amanat Nasional ini kembali mengingatkan Pemerintah Provinsi Jabar untuk mengoptimalkan sektor pajak lainnya.
“Target pajaknya tinggi, dan masih mengandalkan sektor pajak dari kendaraan bermotor. Sebaiknya mengoptimalkan sektor pajak potensial lainnya,” ucap dia.
Pada berita sebelumnya disebutkan, Pemerintah Provinsi menargetkan pajak diangka Rp21,30 triliun, naik Rp1,54 triliun atau 7,81 persen dari target murni tahun 2022 yakni Rp19,75 triliun.
“Rencana target pajak daerah 2023 tersebut disusun dengan asumsi kondisi ekonomi yang diperkirakan sama dengan tahun 2022, dan potensi dari masing-masing jenis penerimaan pajak daerah, ” tutur Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Jawa Barat, Dedi Taufik, Bandung, belum lama ini.
Selain itu kata Dedi Taufik, target pajak daerah tersebut berdasarkan oleh kebijakan pemerintah yang mempengaruhi penerimaan pendapat daerah seperti regulasi penjualan otomotif, rencana penghapusan kendaraan bermotor yang tidak melakukan registrasi ulang sekurang-kurangnya 2 tahun setelah habis masa berlaku STNK-nya.
Baca Juga: Head to Head Laos vs Vietnam, The Golden Stars Tak Terkalahkan
Kebijakan harga BBM, dan proporsi jumlah penduduk sebagai variable penetapan pajak rokok. Kemudian didasari oleh perkembagan realisasi (penerimaan pajak) beberapa tahun kebelakang.
“Termasuk berdasarkan asumsi upaya intensifikasi yang akan dilaksanakan (penerimaan pajak),” kata dia. ***
Berita Terkait
-
Thoriqoh Nasrullah Fitriyah: Operasi Pasar Kebijakan Efektif Tekan Inflasi dan Kenaikan Harga
-
Jelang Nataru, Thoriqoh Nasrullah Fitriyah Imbau Pemda Melakuan Operasi Pasar Jika Harga Sembako Naik Tajam
-
KTMDU Tinggi di Jawa Barat, Thoriqoh Nasrullah Fitriyah Dorong Bapenda Jabar Berinovasi
-
KTMDU Tinggi di Jawa Barat Tembus 4,7 Juta, Begini Kata Thoriqoh Nasrullah Fitriyah
-
Penunggak Pajak Kendaraan alias KTMDU Tinggi di Jawa Barat, Begini Kata Thoriqoh Nasrullah Fitriyah
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik
-
55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia
-
Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak
-
Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya
-
Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar
-
Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?
-
Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi
-
Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi