Menurut Amir, Jika terjadi konflik internal didalam PT AMNT jangan sampai memanfaatkan masyarakat untuk melakukan aksi demi kepentingan pribadi.
"Selesaikan masalah internal tersebut didalam perusahaan, jangan bawa-bawa masyarakat untuk balas dendam," jelas Amir, Jumat (23/12/2022) via saluran telpon.
Ditambahkannya, jika persoalan internal ini sengaja untuk menunggangi aksi-aksi yang dilakukan oleh masyarakat, maka sebaiknya elemen yang melakukan aksi mulai memfilter diri untuk tidak disusupi.
"Saya yakin teman-teman Amanat berjuang tanpa pamrih," tambah Amir.
Amir Juga menyoroti pola komunikasi yang dilakukan oleh petinggi PT AMNT saat ini, "Pola komunikasinya sangat berbeda dengan manajeman Newmont terdahulu," tambah Amir.
Diceritakannya, sejak tahun 2016 manajemen PT AMNT belum pernah bertemu dengan para sesepuh Sumbawa yang berada di Jabodetabek padahal saat operasional Batu Hijau dipegang oleh Newmont, pertemuan rutin acapkali dilakukan.
"Nah, disini dibutuhkan peran Ikatan keluarga Sumbawa Jakarta Raya (Ikasum Jaya) untuk menjembati komunikasi antara PT AMNT, Pemprov NTB dan Kabupaten Sumbawa Barat dan Kabupaten Sumbawa," terang salah satu tokoh pendiri KSB ini.
Amir berharap suara-suara dari para sesepuh Sumbawa perantauan dapat didengar oleh manajemen PT AMNT, Gubernur NTB, Bupati KSB dan Bupati KS terkait operasional PT AMNT di Sumbawa.
"Semua ini demi kepentingan Tau Samawa, jangan sampai karena tidak ada jalur komunikasi akhirnya terjadi gesekan antara masyarakat, perusahaan dan Pemerintah," tutup Amir.
Baca Juga: Densus 88 Ikut Mengamankan Perayaan Natal di Lampung
Sementara itu, Ketua Amanat Muhammad Ery Satriawan, SH.MH, CPCLE membantah, gerakan Amanat ditunggangi oleh pihak-pihak tertentu.
“Ini yang kita mau bongkar dan laporkan. Aneh saja, masa kita tuntut hak masyarakat untuk mendapatkan PPM serta persiapan pasca tambang kok dituduh kepentingan elit. Bahkan didanai oleh pribadi pribadi soal mafia tanah dan lain-lain. Ini menyesatkan,” jelas Ery Satriawa.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
BEI Ubah Aturan Main, 28% Kapitalisasi Pasar IHSG Kini dalam Pantauan Ketat
-
Santri Korban Pembakaran Akan Jalani Operasi Cangkok Kulit
-
OJK Limpahkan Tersangka Kasus Asuransi Jiwa Prolife ke Kejaksaan, Kerugian Capai Rp566,24 Miliar
-
Kasus Dena Karari, Warga AS Ditahan Sejak 2024 Kini Dibebaskan Iran
-
Inggris Tumbang, Argentina Bangkit Dramatis dan Tantang Spanyol di Final
-
Pasien Rumah Sakit Kanker Anak Dievakuasi karena Serangan Udara AS ke Pantai Selatan Iran
-
Pemerintah Mau Salurkan Bansos Lewat Kopdes Merah Putih, Gantikan Bank dan Pos?
-
Cetak Kader Penjaga Hutan, Batang Siapkan Garda Depan Konservasi Alam
-
Fitur NFC Bisa Digunakan untuk Apa Saja? Tak Cuma Top Up Saldo E-Money
-
Rekomendasi Hadiah Unik Sesuai Zodiak, Berkesan dan Tidak Membosankan