PURWASUKA - Persib akan menjamu Persija Jakarta di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Rabu 11 Januari 2023, pukul 16.30 WIB. Tak ada penjualan tiket tambahan untuk pertandingan tunda Liga 1 2022/2023 tersebut.
Direktur PT PERSIB Bandung Bermartabat (PT PBB), Teddy Tjahjono mengatakan, pertandingan hanya bisa disaksikan oleh calon penonton yang sudah melakukan pembelian tiket untuk laga tanggal 2 Oktober 2022 lalu yang akhirnya tertunda.
Dengan demikian, sekitar 26 ribu tiket yang terjual pada 2 Oktober 2022 lalu adalah jumlah calon penonton yang bisa menyaksikan langsung laga ini.
“Jadi memang tiket yang berlaku adalah yang sudah terjual di tanggal 2 Oktober 2022 lalu yaitu sebanyak sekitar 26 ribu tiket,” ungkapnya.
Sekarang, bobotoh hanya perlu menunggu e-ticket/e-voucher baru yang akan kembali dikirimkan ke email dan whatsapp.
Ditambahkan, gelang penanda yang sebelumnya diambil tidak berlaku lagi. Sebab, e-ticket/e-voucher yang baru akan dikirimkan pada periode tanggal 9-10 Januari 2023.
“Jadi penonton yang sudah membeli tiket akan menerima e-ticket/e-voucher kembali melalui email dan whatsapp yang kemudian kembali ditukar ke gelang penanda pada hari pertandingan,” kata Teddy di Mapolrestabes Bandung, Kamis 5 Januari 2023.
Penukaran e-ticket/e-voucher ke gelang penanda tersebut akan berlangsung di tempat dan jam yang sama seperti sebelumnya, mulai pukul 07.00 WIB di lima titik sebagai berikut;
1. Kodim 0618, Jalan Bangka No.2, Kota Bandung.
Baca Juga: Mengenal Scopophobia, Fobia yang Diderita Lee Jong Suk
2. Pussenif PPI, Jalan Cisokan No 2, Kota Bandung.
3. Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad), Jalan Gatot Soebroto No 97, Kota Bandung.
4. Yonzipur 9, Jalan A.H. Nasution, Kecamatan Cinambo, Kota Bandung.
5. Pusdikpom Cimahi, Jalan Baros, Kota Cimahi.
Penukaran e-ticket/e-voucher ke gelang penanda yang baru harus dilakukan untuk menghindari adanya pemalsuan oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab. Karena itu, PERSIB akan mengirim e-ticket/e-voucher baru dan harus ditukarkan ke gelang penanda yang baru.
“Karena dari tanggal juga berubah, bentuk gelang penanda juga berubah. Untuk menghindari terjadinya pemalsuan,” ucapnya.***
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Mayoritas Daycare Belum Berizin, Menteri PPPA Soroti Minimnya Standar dan Risiko bagi Anak
-
Statistik Gemilang Maarten Paes saat Ajax Bungkam NAC Breda
-
Kim Seon Ho Bikin Histeris di Fan Meeting Jakarta, Lancar Gombal Pakai Bahasa Indonesia
-
Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo
-
Prabowo Bidik Dedieselisasi, Cerah: Jangan Tanggung, Stop Juga Proyek Gas dan Batu Bara!
-
Ladang Ganja 20 Hektare di Empat Lawang Terbongkar, Diduga Pasok Sumsel hingga Pulau Jawa
-
Siapa Kiandra Ramadhipa? Remaja Asal Sleman Taklukkan Sirkuit Jerez Juarai MotoGP Rookies Cup 2026
-
Bongkar Dampak Buruk Reklamasi di Pulau Serangan, DPR Minta Penghentian Sementara Seluruh Aktivitas!
-
Karaoke Makin Seru! BRI Bagikan Voucher Spesial 'Konser' diInul Vizta
-
Body Butter untuk Apa? Ini Bedanya dengan Body Lotion dan 5 Rekomendasinya