“Padahal penataan itu hanya berdampak pada 168 KK. Belum lagi masalah badlock hunian di seluruh Bandung Raya yang mencapai 300 ribu KK. Harusnya ketika Kang Emil menjadi Gubernur Jabar, hal itu bisa ia selesaikan,” tegasnya.
Sama halnya dengan aspek lingkungan. Selama Ridwan Kamil menjabat sebagai wali kota Bandung atau gubernur Jabar ia belum melihat ada sebuah gebrakan regulasi yang sangat berarti.
Seperti menyediakan minimal 30% ruang terbuka hijau (RTH) di kota Bandung, dan kota megapolitan lainnya di Jabar. Di Kota Bandung sendiri RTH masih dibawah 10%. Padahal penyediaan minimal 30% RTH merupakan amanat UU Tata Ruang dan Perda. RTH itu seharusnya dipusatkan di sepanjanga bantaran sungai.
“Sangat disayangkan m Kang Emil tidak bisa memenuhi 30% RTH tersebut. Padahal penggembangan wilayah di luar kota Bandung sangat agresif,” keluh dia.
Seharusnya dengan ia menjabat sebagai Gubernur Jabar dapat menggunakan alokasi APBD untuk menguasai tanah untuk membenahi kawasan kumuh, dan memberikan hunian yang nyaman bagi warga kota Bandung dan Jabar.
Saat ini pembangunan kawasan di luar kota Bandung sangat agresif. Ia pun menilai tak ada sama sekali intervensi pemerintah kota dan pemerintah provinsi untuk menguasai lahan untuk membenahi kawasan kumuh di Kota Bandung.
Kondisi saat ini di luar kota Bandung dikuasai konglemerat properti yang menggembangkan ke arah komersial.
“Sehingga Kang Emil dinilai gagal mengangkat masyarakat kelas bawah untuk tak tertinggal seperti yang ada di SDG's (no one left behind and no place left behind),” tegas dia.***
Sumber:
wartaekonomi.co.id
Baca Juga: Putaran Kedua Liga 1 Boleh Dihadiri Penonton, Kapten PSS Sleman Berharap Ini
Berita Terkait
-
Masjid Al Jabbar Jadi Polemik, Kini Dibandingkan Dengan Masjid S Zayed Di Solo: "Ojo Dibandingke, Biayane Sundul Langit"
-
Pura Besakih Berstatus Cagar Budaya, Tepatkah Dibandingkan dengan Masjid Al Jabbar?
-
Ramai Soal Majid Al Jabbar, Kini Warganet Minta Pembangunan Gereja, Vihara dan Rumah Ibadah Lain
-
Pengamat Sebut Pemprov Jabar Tak Realistis Buat Konten Masjid Al Jabbar Sampai Miliaran Rupiah
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Review Bungkam Suara: Satire Tajam J.S. Khairen tentang Ilusi Kebebasan
-
5 Rekomendasi Bedak Mengandung Salicylic Acid: Cocok untuk Kulit Berminyak dan Berjerawat
-
Penjualan MG Indonesia Terjun Bebas, Tersingkir dari Persaingan Sepuluh Besar
-
Bukti Borneo FC Belum Menyerah Bersaing dengan Persib Kejar Juara BRI Super League
-
Bantah Gunakan Drone Serang Gereja di Intan Jaya, TNI: Itu Aksi Provokasi Pecah Belah!
-
Purbaya Klaim Rupiah Masih Aman usai Suntik Pakai APBN Rp 2 Triliun
-
Jutaan Situs Diblokir tapi 200 Ribu Anak Tetap Terpapar Judol, di Mana Celah Keamanan Kita?
-
Bisa Kena Tikung, Persib Bandung Terancam Gagal Dapatkan Pemain Incaran dari Belanda
-
Viral Dua Pria Terduga Maling Ditangkap Warga, Dipaksa Ciuman dan Saling Gigit Telinga
-
Viral di Medsos, Sapi Menangis Usai Ngamuk dan Seruduk Pemilik karena Mau Dijual