PURWASUKA - Cabai jumbo hasil panen petani milenial di Lembur Tohaga Lodaya, Desa Palasari, Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang diklaim diminati oleh salah satu perusahaan produsen mie instan nasional.
Pada panen kali ini, hasil panen cabai jumbo dari petani milenial ini mencapai 1,5 ton. Bahkan, cabai jumbo ini memiliki kualitas bagus.
Kapolres Subang, AKBP Sumarni mengatakan, kebun cabai jumbo ini merupakan inisiasi dirinya dibantu pengelolaannya oleh petani milenial Tono Firmansyah.
Secara kualitas, cabe yang ditanam selama tiga bulan ini patut dijual ke pasar modern. Secara kualitas, cabai jumbo ini terbilang sangat baik.
”Alhamdulillah, ini untuk kedua kalinya kita panen cabai di Lembur Tohaga Lodaya, dengan hasil panen mencapai lebih dari 1 ton sekali panen,” katanya pada Senin (16/1/2023).
Di lahan seluas delapan ribu meter persegi ini, komoditas cabe jumbo ditanam sengaja sebagai bagian dari ketahanan pangan.
”Polres Subang menanam cabai jumbo dalam rangka menjaga ketahanan pangan bagi masyarakat dan Alhamdulillah hasilnya sangat-sangat memuaskan dengan hasil sekali panen mencapai 1,5 ton,” ucap Sumarni.
”Satu pohon cabai yang ditanam disini berbuah paling sedikit 18-30buah bahkan ada yang lebih dari dari 30 buah. Ini tentunya sangat membanggakan bagi kami Jajaran Polres Subang,” tambahnya.
Sumarni menerangkan, lahan cabai jumbo ini juga dimanfaatkan sebagai bahan penelitian dari sejumlah kelompok tani, instansi hingga universitas.
Baca Juga: Profil Kiai Fahim Mawardi, Jadi Tersangka Kasus Pencabulan 11 Santriwati di Jember
”Tanaman Cabai yang kami tanam ini sudah diakui hasilnya sangat luar biasa oleh para kelompok tani, bahkan IPB sekalipun hingga Kementerian pertanian yang turun langsung ke lokasi untuk Studi Banding terkait keberhasilan tanaman cabai yang kita tanam ini,” katanya.
Sementara itu, Kepala Balai Besar Uji Standar Karantina Pertanian Kementerian Pertanian RI, Sriyanto dan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan Ciater yang turut hadir dalam panen ini mengaku bangga.
Terbukti, bahwa berkat kolaborasi antara Polres dan petani milenial mampu menghasilkan panen melimpah. Ditegaskannya, Lembur Tohaga Lodaya ini menjadi percontohan pihak Kemnterian Pertanian
”Tentunya kita sangat bangga ditengah ancaman krisis ketahanan pangan, Polres Subang dan Petani Milenial sukses dan berhasil menanam cabai dengan hasil panen yang melimpah dan tanaman Cabai disini sudah dijadikan percontohan oleh Kementerian Pertanian,” ucapnya mengutip dari Tintahijau.com.
Petani milenial Tono Firmansyah mengungkapkan panen kedua ini, diperkirakan lebih banyak dari panen pertama, karena kondisi tanamannya yang sehat.
“Panen kedua biasanya lebih banyak, karena hasilnya lebih bagus, dan ini bukan panen terakhir, melainkan kita masih bisa panen beberapa kali lagi,” pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Prabowo Bertemu Marcos Jr di KTT ASEAN, Stabilitas Asia Tenggara Jadi Prioritas
-
Jadi Dokter Bedah Plastik, Intip Karakter Lee Jae Wook di Doctor on the Edge
-
Dedi Congor Kabur dari Wartawan Usai Diperiksa Kasus Bea Cukai, KPK: Ada Dugaan Terima Uang
-
Jawaban Menohok Purbaya Saat Dikritik Pertumbuhan Ekonomi Gegara Stimulus Pemerintah
-
Cak Imin Sebut Kasus Pencabulan di Pati Alarm Darurat Pesantren: Itu Kiai Palsu, Cuma Manipulasi!
-
Banjir Bone Telan Dua Korban Jiwa, Bocah 5 Tahun Tenggelam Saat Evakuasi
-
Tersiar Kabar PPPK Kena PHK Massal Setelah APBD Dipotong, Apa Kata Pemerintah?
-
Wamendagri Wiyagus Ajak Pemda di Asia Pasifik Perkuat Sinergi Pariwisata Berkelanjutan
-
Meninggal di Amerika, Ini Penyebab Komposer Legendaris James F. Sundah Tutup Usia
-
Rupiah Kembali Merosot ke Level Rp 17.382, Apa Penyebabnya?