PURWASUKA - Dalam wayang golek, tokoh Cepot terkenal sebagai sosok jenaka dengan penuh canda. Namun berbeda dengan Cepot yang diringkus jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Purwakarta.
Si Cepot yang bernama asli Asep Saepudin ini, ditangkap oleh polisi lantaran melakukan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di wilayah Kabupaten Purwakarta.
Si Cepot yang tercatat sebagai warga Kecamatan Kutawaluya, Kabupaten Karawang itu ternyata telah beraksi di 46 tempat di Kabupaten Purwakarta. Selama ini, motor hasil curiannya, Si Cepot menjualnya ke Kabupaten Karawang dan Subang.
Dalam melakukan aksinya, Si Cepot juga ditemani oleh 7 orang pelaku lain dan satu orang pelaku yang berhasil diaman bernama Dodi Johan (29) warga Kecamatan Pedes, Kabupaten Karawang. Sedangkan 6 pelaku lainnya masih dalam pengejaran Polisi.
Kapolres Purwakarta, AKBP Edwar Zulkarnain mengatakan, jajaran Satreskrim Polres Purwakarta berhasil mengamankan dua dari delapan pelaku spesialis pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di wilayah Kabupaten Purwakarta, yang kerap meresahkan masyarakat.
Ia menambahkan penangkapan para pelaku bermula dari adanya peningkatan jumlah curanmor di wilayah Kabupaten Purwakarta.
"Kami berhasil mengamankan dua orang pelaku Curanmor yang telah beraksi di 46 tempat kejadian perkara (TKP) wilayah Kabupaten Purwakarta. Pelaku ditangkap di wilayah Desa Cigelam, Kecamatan Babakancikao, Kabupaten Purwakarta," katanya, Kamis (19/1/2023).
Adapun modus operandinya, terang Edwar, komplotan pelaku curanmor yang berjumlah 6 orang tersebut melakukan aksinya dengan cara Hunting sepanjang jalan dengan Target Sepeda Motor yang terparkir di teras atau halaman rumah maupun kontrakan.
"Para pelaku menyasar sepeda motor yang berada dalam lingkungan sepi dan tanpa mengenal waktu baik itu pagi, malam, bahkan siang hari. Setelah merasa aman, pelaku lalu mencuri sepeda motor dengan cara merusak kunci menggunakan kunci leter T. Jadi pelaku mengincar motor-motor yang terparkir di halaman rumah, kantor, pertokoan ataupun di dalam rumah yang kondisinya sepi," ucapnya.
Baca Juga: Girl Group Terbaru YG, BABY MONSTER Spill Penampilan Dance untuk Pertama Kali
Dari tangan para pelaku yang berhasil diamankan, lanjut Edwar, yakni satu unit motor merk Honda Beat berwarna hitam, delapan lembar STNK motor, satu buku BPKB motor, dua buah kunci astag, dua buah kunci magnet dan lima buah anak kunci astag.
Dua pelaku yang ditangkap, kata Kapolres, terpaksa ditembak kakinya karena dianggap melawan polisi.
"Karena pelaku melakukan perlawanan terhadap petugas saat dilakukan penangkapan, kami terpaksa melakukan tindak tegas terukur. Kami akan terus lakukan pengejaran terhadap pelaku lainnya," tegas Edwar.
Kapolres menyatakan, akibat perbuatannya, terduga pelaku disangkakan dengan pasal 363 KUHPidana tentang pencurian dengan pemberatan.
"Meraka terancam hukuman penjara paling lama 7 tahun," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
Pilihan
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
-
Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Terus Melawan
-
Dua Sepeda Motor yang Dibakar Massa di Pos Polisi Pejompongan Diduga Milik Intel
-
Sepeda Motor Dibakar Dekat Pos Polisi Pejompongan, Bentrok Pecah
-
Tolak MBG dan Kopdes, FMN: Anggaran Hanya Lari ke Prabowo dan Kroni-kroninya!
Terkini
-
Kericuhan Pecah di Malam Hari Usai Demo 27 Agustus
-
Momen Hangat Rudy Susmanto di Balai Kesejahteraan Sosial: Dari Beri Makan Warga hingga Cek Fasilitas
-
Massa Pati Dikecam Ojol usai Tinggalkan Aksi DPR, Botok Buka Suara
-
Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Masih Terus Melawan
-
Cerita Suara Dentuman Kagetkan Warga Pandeglang: Rumah Hancur Meledak, Penghuni Berhamburan
-
AMPB Akhirnya Minta Maaf ke Ojol Usai Dikecam karena Tinggalkan Massa Aksi di Jakarta
-
Perang 400 Anggota Gangster Pecah di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Satu Orang Terluka Bacok
-
Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata
-
Revaldo Kembali Tergiur Narkoba Setelah Bertemu Pemasok di Bogor
-
Demo DPR Ricuh, Polisi Bubarkan Massa dengan Gas Air Mata