PURWASUKA - Diduga akibat rem blong, kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dump truk dengan bus karyawan PT Indorama di Jalan Basuki Rahmat tepatnya di pertigaan Patung Bima, Kampung Sasakbeusi, Desa Mekargalih, Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, Minggu (22/1/2023).
Akibatnya, patung bima yang merupakan salah satu patung ikonik di Purwakarta tersebut rubuh usai ditabrak dump truk.
Kecelakaan itu berawal ketika dump truk dengan nomer polisi B 9088 JD melaju dari arah Ciganea menuju Sindangkasih mengalami rem blong.
Sehingga, truk tersebut menabrak Patung Bima dan bus karyawan PT Indorama dengan nomer polisi B 7160 KAA yang melintas dari arah Jatiluhur.
Kasat lantas, AKP Warjo mengatakan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 22.30 WIB. Kecelakaan tersebut diduga supir truk kurang antisipasi sehingga oleng ke kiri dan menabrak patung bima serta bus karyawan.
"Saat truk melaju di jalan yang menurun dan menikung ke kanan, supir truk kurang antisipasi sehingha menabrak pembatas jalan lalu patung bima dan bus karyawan yang keluar dari arah Jatiluhur," ucap Warjo.
Beruntung, pada kecelakaan tersebut tidak ada korban jiwa ataupun korban luka. Namun kerugian ditaksir mencapai Rp 75 juta.
"Tak ada korban jiwa ataupun korban luka dalam peristiwa tersebut, untuk kerugian materi diperkirakan kurang lebih Rp. 75 juta rupiah," sebut Warjo.
Sementara, Maman (47), warga sekitar pertigaan Patung Bima yang juga menjadi saksi mata mengatakan, truk melaju dengan kecepatan tanpa ada indikasi pengereman.
Baca Juga: Indra Bekti Sudah Pulang ke Rumah, Aldila Jelita Ungkap Soal Asuransi
"Iya jadi dari atas (Ciganea) udah ngebut truknya, terus kaya hilang kendali, akhirnya nabrak patung sama bus karyawan," ucap Maman.
Hal sedada diungkapkan, Idris (60), supir bus karyawan PT Indorama mengatakan bahwa ia sedang membawa sekitar 20 penumpang yang hendak pulang.
"Jadi memang ada 20 penumpang yang ingin saya antar pulang. Saat mau ke arah Sindangkasih, tiba-tiba truk dari atas nubruk kendaraan saya," ucap Idris.
Dirinya mengaku, karyawan yang berada di dalam bus dan dirinya tidak mengalami luka-luka. Namun bus yang ia kendarai mengalami kerusakan parah.
"Alhamdulillah selamat, engga ada korban. Cuman bus rusak di bagian kanan. Karyawan juga sudah pada pulang, ada yang dijemput ada juga yang naik ojek," ucap Idris.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Korban Anak dalam Tragedi Bus ALS di Muratara Masih Sulit Diidentifikasi
-
Hercules Semprot Amien Rais soal Prabowo-Teddy: Jangan Bicara Kayak Preman Pasar!
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Purbaya Terima Aduan 46 Ribu Masalah Ditjen Pajak dan Bea Cukai
-
Ketua DPRD Kepri Kedapatan Pamer Naik Moge, GMNI Singgung Gaya Hidup Mewah
-
Logika Sesat Guru Ngaji Surabaya: Cabuli 7 Santri Pria di Bawah Umur Demi Hindari Zina dan Hamil
-
Menaker Dorong Talenta Muda Jadi Inovator melalui Talent & Innovation Hub
-
Operasi SAR Dukono Ditutup! 3 Pendaki Termasuk 2 WNA Ditemukan Tewas Tertimbun Pasir Vulkanik
-
Cerita Purbaya Ditekan Investor Asing Gegara Ragukan Kondisi Ekonomi RI
-
Bus ALS Maut di Muratara Tetap Angkut Penumpang Meski Izin Mati Sejak 2020