PURWASUKA - Dalam tempo semalam, dua rumah di Kampung Tegalmalang, Desa Cintagalanggeng, Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Karawang dibobol perampok. Peristiwa pencurian itu terjadi pada Selasa (24/1/2023) sekitar pukul 03.30 WIB.
Seorang korban pencurian, Rahman (50) mengatakan, pihaknya kehilangan satu unit sepeda motor dan satu unit telepon genggamnya.
“Yang hilang motor saya, di bok motor itu ada handphone jadul, ikut hilang juga. Kejadiannya mungkin sekitar jam 3an menjelang subuh,” katanya, Kamis (26/1/2023).
Si maling masuk ke rumahanya dengan membobol jendela ruang tengah rumahnya. Kemudian, melalui pintu samping si maling lalu mengeluarkan motor miliknya.
“Saya gak curiga semalam, mungkin karena pulang larut jadi tidur pules pas dilihat subuh jendela ruang tengah kaya ngangkat (terbuka), pas buka pintu samping juga gak kekunci, barulah saya sadar kalau motor saya gak ada,” ucapnya.
Meski kehilangan motor dan telepon genggamnya, Rahman mengaku tidak melaporkan kejadin tersebut kepada pihak kepolisian.
“Gak berani ah (melapor), nanti ribet harus ngurus berkas ini itu. Gapapa mending buat pelajaran saya aja, barangkali masih ada rezeki mungkin motor itu nanti bisa ditemukan,” katanya.
“Cuma saya ngeluh aja, ternyata keamanan lingkungan disini jadi gak terjamin gitu,” tambah Rahman,
Sementara itu, korban lainnya yakni Enday (57) mengaku kehilangan dua telepon genggam pada malam yang sama.
Baca Juga: Pendaki Asal Jakarta Ini Tidak Boleh Naik Gunung Gede Lagi, Ini Alasannya
“Kalau dirumah saya hilang 2 hape (smartphone), punya anak saya yang lagi di cas disamping televisi,” katanya.
Tentangga Rahman ini juga mengatakan, dirinya beruntunga tidak sampai kehilangan sepeda motornya. Hal ini lantaran di simpan di dapur rumah,
“Motor saya di dapur, kalau dibuka pintu dapur kan langsung ke rumah orang, jadi mungkin susah, yang hilang cuma hape, masuknya kayaknya ngebobol jendela rumah di depan. Soalnya ada bekasnya,” katanya mengutip dari Pojoksatu.id.
Kepala Desa Cintalanggeng Emuh, juga membenarkan apanya kejadian pencurian yang menimpa masyarakat tersebut. Ia juga membenarkan bahwa masyarakat tak ingin melaporkan kejadian tersebut.
“Iya bener, itu tadi malam, yang saya dengar sepeda motor, sama hape jadul,” kata Emuh.
Dia mengaku tak menerima laporan tersebut secara resmi, “Saya dengar dari warga, korban kehilangan memang gak melapor, terus saya tanyakan itu langsung untuk memastikan, ternyata benar dia (korban) hilang motor,” imbuhnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
Terkini
-
'Kami Minta Dibebaskan', Ratusan Warga Datangi Mapolres Sanggau, Polisi Beri Waktu 3 Hari
-
5 Poin Penting di Balik Aksi Warga Bogor Barat Desak Dedi Mulyadi Buka Tambang Legal
-
Pembebasan Lahan Jalur Khusus Tambang di Kabupaten Bogor Dikebut Rampung Tahun Ini
-
7 Sepatu Lari Lokal Paling Worth It Dibeli Pakai Gaji Pertama Mei Ini, Murah tapi Performa Ngebut
-
5 Fakta Baru Tabrakan Maut Pandeglang: Penahanan Penabrak Ditangguhkan hingga Dugaan Sakit
-
Arah Baru Dunia Pendidikan, Guru Masa Kini Wajib Jadi EduCreator?
-
Sopir Pajero Kabur Usai Tabrak Pedagang Buah di Jaktim - Tinggalkan Korban, Ini Alasannya
-
5 Rekomendasi Serum Malam di Bawah Rp150 Ribu untuk Ibu Muda, Murah tapi Kualitas Nomor Satu
-
Titah Kaesang Pangarep di Papua Barat: Jangan Biarkan Pembangunan Infrastruktur Terhenti
-
Hormati Pertemuan PGI - HKBP dan Jusuf Kalla, GAMKI Ajak Publik Hindari Polarisasi