PURWASUKA - Sekitar 150 jemaah asal Kabupaten Purwakarta tertipu travel Duta Kreasi Global yang menawarkan jasa umrah dengan harga murah dan bisa dicicil. Kerugian akibat travel bodong ini ditaksir mencapai miliaran rupiah.
Salah seorang korban, Maryono (48) mengatakan, kebanyakan korban travel bodong ini karena harga jasa umrah dengan harga yang relatif murah. Setiap satu orang jemaah ditarif Rp25 juta untuk perjalanan umrah.
Selain harga yang murah, travel bodong ini juga menawarkan cicilan bagi calon jemaah umrahanya. Namun demikian, hingga kini ratusan jemaah umrah asal Purwakarta belum diberangkatkan.
Dia menceritakan, travel ini menjanjikan jemaah akan berangkat umrah pada 25 Januari 2023. Namun malah terus ditunda dengan alasan yang tidak jelas, hingga kemudian dialihkan ke Pesantren Ahsanul Hikam, Kota Bandung,
“Paspor sudah waktu malem dikembalikan. Cuman sekarang kami lagi nunggu uang karena jamaah sudah memberi Rp 25 juta itu bisa dicicil,” ucapnya.
Maryono mengaku, dirinya tahu travel ini dari temannya yang sesumbar pernah memberangkatkan puluhan jemaah untuk umrah pada Oktober 2022 lalu.
Namun, kemudian dirinya pun sempat curiga dengan travel ini yang menawarkan sejumlah kemudahan bagi calon jemaah yang ingin berangkat umrah.
“Saya tau travel ini dari temen dan katanya sebelumnya juga pernah memberangkatkan sekitar 50 jamaah di bulan Oktober, tapi ada juga yg bilang baru kali ini,” ucapnya.
“Tadinya saya udah curiga karena kalau travel-travel resmi itu pasti ada di webnya tapi ini enggak,” tambah Maryono.
Dia berharap agar pihak travel bertanggungjawab dan mengembalikan uang jemaah.
“Harapan kami mah uang kembali lah ya karena kalau paspor sama koper itu udah dikembalikan,” imbuhnya.
Salah seorang keluarga korban, Deden Budiana (30) menyampaikan, jemaah yang tertipu travel meliputi dari Kakek, Nenek, dan Kaka beserta istrinya.
Sejak mengantar keberangkatan pada Selasa (24/1), pihak keluarga juga sempat merasa aneh karena jemaah tidak diantar langsung ke Bandara Soekarno Hatta Jakarta, melainkan malah di-drop di Bandung.
“Dan pas tadi subuh saya ditelepon sama kaka saya sambil nangis minta dijemput karena gak jadi berangkat,” katanya mengutip dari Tvberita.co.id.
Deden mengulas, jemaah dijanjikan berangkat sejak bulan Desember 2022 lalu. Namun dengan berbagai alasan, pihak travel menunda jadwal sampai 3 kali.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 5 Kejanggalan Video Benjamin Netanyahu Terbaru, PM Israel Beneran Tewas?
Pilihan
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Motif Masih Didalami
-
Pelaku Teror Air Keras Andrie Yunus Ternyata Anggota BAIS, TNI: Sudah Diamankan di Puspom
-
Volume Kendaraan Masuk-Keluar DIY via Prambanan Seimbang, Arus Lalu Lintas Masih Ramai Lancar
-
Iran Umumkan Kabar Duka! Ali Larijani dan Gholamreza Soleimani Tewas sebagai Martir
-
Trump Ditinggal Tangan Kanan, Direktur Kontraterorisme AS Joe Kent Mundur
Terkini
-
Pemerintah Hadir bagi Masyarakat, BRI Berangkatkan 12.352 Pemudik dengan 238 Bus
-
BRI Hadirkan Posko Lebaran 2026, Pemudik Bisa Istirahat Gratis
-
Jelang Lebaran, KPK Beri Peringatan: Tradisi Saling memberi Tak Boleh Jadi Gratifikasi
-
Sakit di Penghujung Ramadan, Benarkah Tanda Dosa Dihapus?
-
Peneliti Ungkap Cara Sederhana Tekan Dampak Iklim Penerbangan, Bagaimana Solusinya?
-
5 Rekomendasi Bumbu Rendang Instan Terbaik, Masak Lebaran Jadi Sat-set!
-
Aksi Nyata Rhoma Irama Bantu Musisi Dangdut Hadapi Royalti Mandek
-
AS Klaim Hantam Situs Rudal Bawah Tanah Iran Dekat Selat Hormuz dengan Bom 2.268 Kg
-
BRI Perkuat Dukungan Mudik Nasional Melalui Posko Lebaran 2026
-
BRI Berangkatkan 12.352 Pemudik dengan 238 Bus