PURWASUKA- Waspada gelombang tinggi 1,25 sampai 6 meter yang berpotensi menerjang beberapa perairan hingga samudera di Indonesia.
Peringatan dini gelombang tinggi 1,25 samai 6 meter tersebut disampaikan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pusat berlaku hari ini (Rabu 1 Februari 2023) sampai Kamis 2 Februari 2023.
Dalam peringatan dini tersebut, BMKG pusat pun mengimbau masyarakat terutama yang tinggal di sekitar perairan yang berpotensi diterjang gelombang tinggi untuk waspada.
“Harap diperhatikan risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran. Perahu nelayan (kecepatan angin lebih 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1,25 meter). Kapal tongkang (kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1,5 meter). Kapal Ferry (kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2,5 meter). Kapal ukuran besar seperti kapal kargo atau kapal pesiar (kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4,0 meter) di mohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada,” kata prakirawan BMKG pusat Ryan Putra Pambudi dalam siaran pers BMKG diterima PURWASUKA di Bandung, Rabu 1 Februari 2023.
Berikut wilayah yang berpotensi diterjang gelombang tinggi 1,25 Sampai 6 meter tersebut diantaranya;
Tinggi Gelombang 1,25 sampai 2,5 Meter Berpeluang Terjadi di;
1. Perairan Utara Sabang
2. Perairan Barat Aceh
3. Perairan Barat Pulau Simeulue hingga Kepulauan Nias
4. Perairan Selatan Kepulauan Anambas hingga Kepulauan Natuna
5. Laut Natuna
6. Perairan Timur Kepulauan Bintan hingga Kepulauan Lingga
7. Selat Karimata
8. Selat Gelasa
9. Perairan Utara Pulau Belitung
10. Laut Jawa
11. Perairan Utara Jawa Barat hingga Jawa Timur
12. Perairan Selatan Sumbawa
13. Selat Sape bagian Selatan
14. Selat Sumba bagian Barat
15. Perairan Selatan Pulau Sumba
16. Perairan Selatan Pulau Sawu hingga Kupang sampai Pulau Rotte
17. Selat Makassar bagian Utara
18. Laut Sulawesi
19. Perairan Kepulauan Sangihe
20. Perairan Kepulauan Sitaro
21. Perairan Bitung
22. Laut Maluku bagian Selatan
23. Perairan Utara Kepulauan Sula
24. Laut Banda Timur Sulawesi Tenggara
25. Perairan Kepulayan Sermata hingga Kepulauan Babar
26. Perairan Utara Papua Barat hingga Papua
Tinggi Gelombang 2,25 sampai 4 Meter Berpeluang Terjadi di;
1. Perairan Barat Kepulauan Mentawai
2. Perairan Bengkulu
3. Perairan Barat Lampung
4. Selat Sunda bagian Barat dan Selatan
5. Perairan Selatan Banten hingga Lombok
6. Selat Bali sampai Lombok hingga Alas bagian Selatan
7. Samudra Hindia Selatan Jawa Barat hingga NTT
8. Laut Natuna Utara
9. Perairan Utara Kepulauan Anambas hingga Kepulauan Natuna
10. Perairan Kepulauan Talaud
11. Laut Maluku bagian Utara
12. Perairan Utara dan Timur Halmahera
13. Laut Halmahera
14. Samudra Pasifik Utara Halmahera hingga Papua
Tinggi Gelombang 4 sampai 6 Meter Berpeluang Terjadi di;
1. Samudra Hindia Barat Kepulauan Mentawai
2. Samudra Hindia Barat Bengkulu
3. Samudra Hindia Barat Lampung
4. Samudra Hindia Selatan Banten
Dalam peringatan dini gelombang tinggi tersebut disebutkan pola angin di wilayah Indonesia bagian Utara dominan bergerak dari Timur laut dengan kecepatan angina berkisar 5 sampai 25 knot.
Baca Juga: 4 Manfaat Es Batu Untuk Bibir, Ada yang Tahu?
Sedangkan di wilayah Indonesia bagian Selatan dominan bergerak dari Barat daya sampai Barat laut dengan kecepatan angin berkisar 5 sampai 25 knot.
“Kecepatan angin tertinggi terpantau di Perairan Pulau Enggano, Perairan Barat Lampung, Perairan Banten, Perairan Selatan Jawa, Laut Natuna Utara, Laut Sulawesi, Perairan Kepulauan Sangihe hingga Kepulauan Talaud,” ucap dia. ***
Berita Terkait
-
Informasi Hujan Kilat dan Angin Kencang Tiga Harian di Jawa Barat
-
3 Negara Bukan Kaleng-kaleng Bisa Jadi Lawan Timnas Indonesaia di FIFA Matchday
-
BRI Peduli Cepat Tanggap Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Banjir di Manado
-
Unit Kerja BRI Bergerak Berikan Bantuan bagi Warga Manado yang Terdampak Banjir
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Transformasi Gerai Donat: Menu Makin Variatif dan Punya Teknologi Self-Ordering
-
ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru
-
Belanja Hemat April 2026: 17 Produk Indomaret Diskon Besar, Ada yang di Bawah Rp10 Ribu
-
Dari Elit BUMN ke Viral di Tikungan Maut, Siapa 3 Komisaris Pusri? Ada Arteria Dahlan
-
Laga Hidup Mati di GOR Jatidiri: Siapa yang Akan Melaju ke Puncak Proliga 2026?
-
Bogor Diguyur Hujan Lebat, Bendung Katulampa Masih Aman di Level Siaga 4
-
Sebut Uang yang Disita Tabungan Arisan Istri, Ono Surono Buka Suara Soal Kasus Suap Bekasi
-
H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen
-
Dari Layar Kaca ke Lapangan: Ambisi Eberechi Eze Wujudkan Mimpi Liga Champions di Arsenal
-
Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?