PURWASUKA - Kepolisian Resor (Polres) Purwakarta mendapat penghargaan Ramah Anak dari Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) Republik Indonesia. Penghargaan diberikan Komnas PA itu diterima langsung Kapolres Purwakarta, AKBP Edwar Zulkarnain.
Penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi Komnas PA terhadap dedikasi dan kerja keras dalam penegakan hukum serta berkontribusi aktif terkait perlindungan anak di Kabupaten Purwakarta.
Dewan Pengawas Dan komite Etik Komnas PA Republik Indonesia, Bimasena mengatakan, mengatakan penghargaan ini diberikan atas keberhasilan Kapolres Purwakarta dan jajaran dalam mengungkap berbagai kasus tindak pidana yang melibatkan anak di bawah umur baik sebagai pelaku maupun korban.
"Kami memberikan apresiasi dan penghargaan kepada para penyidik khususnya penyidik Unit Perlindungan Peremuan dan Anak (PPA) di Sat Reskrim Polres Purwakarta untuk memotivasi semakin bekerja lebih baik semakin profesional," ucap Bimasena, saat ditemui di Mapolres Purwakarta, Jumat, 3 Februari 2023.
Ia menegaskan, penghargaan ini tidak hanya semata-mata diberikan begitu saja, semuanya sudah dilakukan penilaian yang tepat dan cermat.
"Penghargaan ini tidak bisa diukur karena komitmen para penegak hukum untuk memberikan pelayanan hukum kepada para pelaku maupun korban kejahatan anak di bawah umur ini," tuturnya.
Oleh karena itu, lanjut Bimasena, mudah-mudahan penghargaan ini menjadi motivasi tersendiri untuk lebih meningkatkan kinerja dalam melindung anak-anak.
"Kepemimpinan Pak Kapolres saat ini penanganan kasus di Purwakarta sudah sangat tepat dan cepat ditangani sesuai dengan prosedur serta sesuai dengan langkah-langkah hukum yang sebenarnya," ungkap Bimasena.
Ditempat yang sama, Kapolres Purwakarta, AKBP Edwar Zulkarnain mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas penghargaan yang diberikan oleh dan Komnas Perlindungan Anak Republik Indonesia.
Baca Juga: Mesra Naik ATV, JK Pacar Denise Chariesta Diduga Mantan Suami Jill Gladys
"Penghargaan ini merupakan dedikasi dan konsistensi kami dari Polres Purwakarta untuk mengungkap dan menangani kasus melibatkan perempuan dan anak sebagai korban ataupun pelaku," ungkap pria yang akrab disapa Edwar itu.
Menurutnya, penghargaan itu sebagai penyemangat dan sumber inspirasi untuk lebih meningkatkan kinerja dalam mengungkap kasus-kasus yang melibatkan anak sebagai korban.
"Penyidik selama ini sudah bekerja maksimal serta merespon cepat dalam menangani kasus kejahatan terhadap anak dan perempuan di Kabupaten Purwakarta," tuturnya.
Edwar menegaskan, Unit PPA Satreskrim Polres Purwakarta juga berkomitmen terhadap penuntasan kasus yang korbannya melibatkan anak atau perempuan.
"Saya minta hal itu perlu menjadi perhatian dan keseriusan semua pihak agar kasus yang melibatkan anak atau perempuan yang menjadi korban tidak boleh terjadi lagi. Hal tersebut menjadi tanggung jawab semua pihak," Ucap Edwar.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026