PURWASUKA - Kasus ayah perkosa anak kandung selama tujuh tahun di Kabupaten Karawang mendapat sorotan dari Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) Jawa Barat.
Menurut Komnas PA Jabar si pelaku pantas mendapatkan hukuman dikebiri atas perbuatan bejatnya.
Hal ini dikatakan Ketua Dewan Pembina Komnas PA Jabar, Bimasena Raga Waskita. Dia mengatakan, pelaku pantas dikebiri karena perbuatannya telah menodai anak kandungnya hingga melahirkan.
Kebiri terhadap pelaku juga sesuai dengan aturan yang berlaku. Mengingat, korban dari nafsu bejat pelaku ada orang terdekat.
“Sesuai pasal berlaku, karena pelakunya orang terdekat dan itu orangtua, ini hukumannya diberikan pemberatan sepertiga atau hukuman kebiri,” ucapnya pada Kamis (2/2/2023).
Bimasena mengatakan, sekarang ini banyak anak-anak yang menjadi korban kekerasan seksual. Bahkan, kasus kekerasan seksual banyak terjadi, bukan hanya di Karawang tapi wilayah lainnya.
Menurutnya, maraknya kasus kekerasan seksual terhadap anak mengindikasikan terjadi kemunduran moral.
“Ini bukan hanya di Karawang, selalu ada di Indonesia. Mungkin ada kemunduran moral ditambah sudah lunturnya iman,” katanya mengutip dari Tvberita.co.id.
Dia menambahkan, kasus seperti ini harus jadi perhatian khusus seluruh komponen masyarakat, bukan hanya kepolisian selaku penegak hukum.
Baca Juga: Apa Itu Program Petani Milenial Jabar? Jadi Polemik, Peserta Terlilit Utang
“Jadi bukan hanya penegakkan hukum dari pihak kepolisian, tapi juga sekarang tokoh masyarakat kita berdayakan, semua harus betul-betul peduli. Mejadian ini bukan hanya di Karawang tapi hampir di seluruh daerah,” pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Viral Dugaan Mahasiswa UBK Terima Suap, Muncul Pengakuan Soal Dana Rp 20 Juta dan Nama 'Kapolda'
-
PLN Kekurangan Batu Bara 20 Juta Ton, Bahlil Turun Tangan Bentuk Tim Pengawas Khusus
-
Putri Sirkus dan Lelaki Penjual Dongeng: Ketika Ide Menjadi Komoditas
-
Harga Cabai Mulai Mendingin, Kenaikan Beras dan Minyak Goreng Masih Membebani Konsumen
-
1.273 Personel Gabungan Amankan Aksi Demonstrasi di Jakarta Pusat Hari Ini
-
Satu Tante yang Teredukasi Bisa Berdayakan Satu Keluarga, Gimana Caranya?
-
KADIN Surabaya Geram Listrik Byar Pet Sudah 2 Minggu: UMKM Rugi Besar
-
Hunter x Hunter Terbitkan Bab Baru Setelah 18 Bulan, Volume 39 Rilis 3 Juli
-
Puja-puji Scaloni untuk Lionel Messi: Lihat Saja Komitmennya!
-
Amuk Golok Kakek 75 Tahun di Lampung Utara yang Berakhir dalam 10 Jam