/
Rabu, 08 Februari 2023 | 13:46 WIB
Ilustrasi penerangan jalan umum. (Istimewa)

PURWASUKA - Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Karawang, Agus Kurnia mengatakan, sedikitnya 400 titik di sepanjang jalur mudik Kabupaten Karawang belum dilengkapi penerangan jalan umum (JPU).

Selain itu, diungkapkannya PJU yang sudah terpasang saat ini sebagiannya mengalami kerusakan. Sehingga berpotensi terjadi rawan kecelakaan dan tindak kejahatan serta membuat pengendara tidak merasa nyaman dengan kondisi jalan yang gelap gulita.

Dia menyebutkan, jumlah PJU yang sudah terpasang mencapai 300 titik yang terletak dari Tanjung Pura hingga Jatisari. Total yang dibutuhkan, untuk di wilayah Karawang mencapai 760 titik.

“Kondisi yang ada baru 300 titik, sedangkan kebutuhan kita 760 titik,” ucap Agus pada Selasa, 7 Februari 2023.

Agus menerangkan, kerusakan pada PJU yang terpasang meliputi terjadi pada komponen panel suryanya sehingga lampunya meredup.

“Solar cell 2 atau 3 tahun sudah redup, tapi kita bisa atasi itu,” ucapnya.

Dengan demikian, pihaknya saat ini sudah mengajukan penambahan PJU ke Kementerian Perhubungan.

Agus mengaku telah berkomunikasi dengan Dirjen Perhubungan terkait hal itu. Dirjen menyanggupi dengan catatan, biaya pemeliharaannya dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang.

“Kita sudah memohon ke Kementerian Perhubungan. Mereka sudah menyanggupi, tinggal bersurat,” ucapnya mengutip dari Tvberita.co.id.

Baca Juga: Piala Dunia U-20: Dua Konfederasi Belum Tentukan Wakilnya di Putaran Final

Diakui Agus, usulan penambahan itu sempat dilakukan di tahun 2019. Hanya saja saat itu pandemi Covid-19, sehinngga anggaran difokuskan untuk penanganan pandemi.

Dirinya berharap, penambahan 400 PJU bisa terealisasi sebelum arus mudik lebaran. Sehingga persiapan bisa lebih matang.

“Kita harapkan minimal sebelum mudik sudah ada penambahan,” pungkasnya.

Load More