/
Kamis, 02 Maret 2023 | 10:03 WIB
Ilustrasi potret kantor Kemenkeu. (kemenkeu.go.id)

PURWASUKA - Inspektur Jenderal Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Awan Nurmawan Nuh, akan panggil 69 pegawai di lingkungannya untuk di periksa. Pemerikasaan itu terkait kepemilikan harta tak wajar.

Adapun proses pemeriksaan tersebut, Awan Nurmawan Nuh menuturkan akan dilakukan secara formal.

"Total 69 pegawai tidak clear akan dipanggil dan dilakukan pemeriksaan. Prinsipnya kami melakukan dengan data analitik, sehingga bisa tahu anomali harta kekayaan pegawai Kemenkeu," ujar Awan Nurmawan pada wartawan pada 1 Maret 2023 dinukil dari PMJ News.

"Setelah kita ketemu anomali, kita cek lagi, harta yang tidak dilaporkan hingga transaksi mencurigakan. Ada 33 pegawai tidak clear, pelaporan 2021 ada 36 pegawai tidak clear," sambungnya.


Lebih lanjut Awan Nurmawa mengatakan akan menidak lanjuti jika memnag terjadi kejanggalan pada pegawai di lingkungan Kemenku tersebut.

"Yang 69 tidak clear itu akan kita panggil klarifikasi, periksa, kalau ada indikasi fraud akan kita investigasi," ucapnya.

Awan menegaskan pihaknya sudah mengantongi nama-nama pegawai yang hartanya bermasalah tersebut. 
"Rinciannya ada, cuma nggak bisa kita buka di sini. Ada semua mengenai data namanya," tukasnya.***

Load More